Gavendri

Dunia yang Tidak Lagi Menyenangkan dalam 'The Party Is Over' Gavendri

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Minggu, 04 Februari 2024
Dunia yang Tidak Lagi Menyenangkan dalam 'The Party Is Over' Gavendri

Gavendri rilis single terbaru. (Foto: Dok. Gavendri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Penyanyi muda yang berseloroh masih berjuang mencapai misinya untuk berdiri di depan ketidaknyamanan, Gavendri, meluncurkan lagu terbaru berjudul "The Party is Over".

Tak sendiri, Gavendri menggandeng rapper untuk menyempurnakan rima dalam lagunya. Mereka membahas rasa penyesalan terhadap keputusan-keputusan pada masa lalu.

“Lagu ini adalah salah satu yang paling menohok untukku secara personal, terutama dari segi lirik,” ucap Gavendri dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Jumat (2/2).

Baca juga:

Gavendri Sindir Orang yang Banyak Bicara dalam 'Wait A Minute'

Berangkat dari ide Gavendri untuk membahas tentang ketakutan akan masa depan, Tuantigabelas menyambutnya dengan sebuah bagan rap yang memberikan pesan penting.

Lagu ini menjadi pengingat untuk berhati-hati bagi yang belum mengalaminya, menjadi penyemangat bagi yang tengah menyesal untuk tetap tabah.

Lebih lanjut, Gavendri menggambarkan party sebagai kehidupan remaja. Di sini mereka hanya bersenang-senang, hidup asal-asalan, dan tidak bertanggungjawab.

Seiring waktu, pesta itu berakhir. Usia bertambah, manusia semakin dituntut untuk bertanggung jawab atas semua keputusannya pada masa lalu. Kehidupan justru baru dimulai.

“Menghadapi fakta bahwa dunia tidak lagi menyenangkan, orangtua yang semakin hari semakin menua, kehilangan orang yang dicinta, belum lagi mimpi dan realita yang semakin tidak sesuai. Pestanya telah usai, 'The Party Is Over', inilah kehidupan yang sebenarnya,” terang Gavendri.

Dengan segala kepedihan realita dalam lirik, Gavendri bersama dengan produser, Luthfi Adianto, membalutnya dengan inspirasi musik afrobeat soul,

Mereka memberikan unsur perkusi yang ritmik, bunyi-bunyian gendang dangdut agar lebih danceable, sekadar untuk menyampaikan pesan yang tidak tersirat: ketabahan menghadapi dunia yang tidak menyenangkan lagi. (far)

Baca juga:

Gavendri Ungkap Risiko Empati Berlebih di Single Terbaru

#Musik #Single Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
Tonewaves kembali dengan single terbaru berjudul 'Parfum'. Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang aroma yang membangkitkan kenangan manis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
ShowBiz
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
NEONA merilis single terbaru 'PLIN PLAN'. Lagu ini mengangkat kisah hubungan abu-abu yang dekat dengan pengalaman anak muda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
ShowBiz
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
TYLA merilis single terbaru berjudul “IS IT LOVE” yang memadukan irama dance dengan lirik emosional tentang cinta dan keraguan dalam hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
ShowBiz
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
Mario G. Klau kembali merilis single terbaru berjudul 'Otak Dimana?' bersama Juan Reza. Lagu ini terinspirasi dari fenomena viral di TikTok.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
Lirik lagu Run to Me dari Bee Gees sangat menyentuh. Lagu ini menyampaikan pesan tentang keseitaan hingga cinta tanpa syarat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
ShowBiz
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
Mantan kepala Columbia Records dan Arista Records itu dikenal karena menemukan dan membentuk karier artis besar, termasuk Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, Whitney Houston, Santana, Janis Joplin, Christina Aguilera, dan Alicia Keys.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
ShowBiz
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
Rocket Rockers memperkenalkan 'Yang', lagu terbaru bernuansa reflektif dan religius yang mengajak pendengar tetap tegar menghadapi masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Bagikan