Merahputih.com - Perjuangan petenis kebanggaan Indonesia masih berlanjut dalam sorotan Janice Tjen US Open 2026 di sektor ganda putri usai langkahnya terhenti di nomor tunggal.
Berduet dengan bintang asal Kanada, Leylah Fernandez, Janice Tjen dijadwalkan menantang duo Isabelle Haverlag dan Nina Radisic pada babak pertama.
Kolaborasi perdana ini menjadi solusi jitu bagi Janice untuk membalas kekecewaannya sekaligus menjaga asa juara di turnamen Grand Slam terakhir musim ini.
Baca juga:
Sukses Pecahkan Rekor Indonesia 2 Dekade, Debut Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Wimbledon
Turun di nomor ganda putri US Open 2026 jelas bukan sekadar pelarian bagi Janice Tjen. Setelah terpaksa mengakui ketangguhan unggulan kelima, Mirra Andreeva (kalah 2-6, 2-6), perpaduan skill Janice bersama Leylah Fernandez diprediksi bakal melahirkan kuda hitam baru.
Yang bikin kolaborasi ini makin menyita perhatian, dua srikandi ini sebenarnya adalah musuh bebuyutan di lapangan yang kini harus menyatukan ego demi mendominasi hasil US Open 2026.
Rival Bebuyutan yang Kini Menjadi "Bestie" di Lapangan

Pertemuan Janice dan Fernandez sebagai pasangan ganda menjadi plot twist paling menarik di Flushing Meadows tahun ini.
Pasalnya, sejarah mencatat bahwa mereka punya rivalitas sengit saat saling sikut di nomor tunggal putri.
Hebatnya, Janice memegang rekor kemenangan mutlak alias head-to-head 3-0 atas mantan runner-up US Open 2021 tersebut.
Berikut adalah rekor pertemuan fenomenal mereka sepanjang musim 2026:
-
Australian Open 2026 (Babak Pertama): Janice Tjen menang meyakinkan dengan skor 6-2, 7-6(7).
-
Dubai Tennis Championships 2026 (Babak 32 Besar): Janice Tjen kembali menundukkan Fernandez 7-5, 6-4.
-
Wimbledon 2026 (Babak Pertama): Janice Tjen membungkam perlawanan Fernandez 6-1, 7-6(7).
Berubahnya status dari rival mematikan menjadi rekan setim tentu butuh penyesuaian strategi, terutama karena format permainan ganda menuntut chemistry dan komunikasi tingkat tinggi.
Modal Mentereng Leylah Fernandez
Meski berstatus sebagai "korban" Janice di nomor tunggal, Fernandez datang ke nomor ganda dengan kepercayaan diri yang sedang meroket. Petenis berusia 23 tahun ini tampil trengginas di nomor tunggal US Open 2026.
Langkahnya mulus hingga menembus babak ketiga setelah melibas Zhu Lin (China) dengan skor 6-3, 6-2, disusul kemenangan telak atas wakil Thailand, Mananchaya Sawangkaew (6-4, 6-1).
Pengalamannya menembus final US Open 2021 jelas menjadi modal berharga bagi pasangan gado-gado Indonesia-Kanada ini untuk membaca atmosfer tekanan di turnamen sebesar Grand Slam.
Jadwal Pertandingan
Ujian sesungguhnya bagi duet Janice Tjen/Leylah Fernandez akan dibuktikan hari ini, Kamis (3/9).
Apakah pengalaman keduanya berseteru di sektor tunggal bisa diracik menjadi senjata rahasia yang mematikan di nomor ganda? Mari kita tunggu kejutannya.