MerahPutih.com - Sebanyak 12 partai politik (parpol) anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus telah mendeklarasikan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, Ridwan Kamil (RK)-Suswono di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Masyarakat pun banyak yang bertanya-tanya siapa sosok pendamping RK itu. Sebab, nama Suswono tidak pernah muncul di publik mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta.
Publik lebih mengenal Suswono sebagai politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia turut berkiprah dalam pendirian Partai Keadilan (PK) di awal reformasi, yang kemudian bertransformasi menjadi PKS. Lahir 20 April 1959, anak dari H. Asyraf dan Hj. Suratni itu berasal dari Tegal Jawa Tengah.
Suswono memiliki latar belakang pendidikan S1 Sosial Ekonomi Peternakan IPB pada 1984. Dia melanjutkan pendidikan di tempat yang sama, namun dengan program studi Magister Manajemen Agribisnis dan Doktoral Manajemen Bisnis.
Baca juga:
Duet RK-Suswono Diklaim Solusi Terbaik untuk Jakarta dari Prabowo
Semasa duduk di bangku perkuliahan, Suswono menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB, Pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) Daerah Tegal, dan Ketua PII Komisariat Slawi.
Kariernya di bidang politik di mulai sejak bergabung dengan PKS dan mencalonkan diri menjadi wakil rakyat pada 2004 untuk daerah pemilihan Jawa Tengah IX.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS yang membidangi masalah pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, kelautan, dan pangan pada Oktober 2004, Suswono terlebih dahulu bekerja sebagai Tenaga Ahli Menteri Kehutanan 1999 hingga 2001.
Setelah masa jabatannya sebagai wakil rakyat di Senayan habis, barulah Suswono didapuk menjadi Menteri Pertanian oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada akhir 2009.
Baca juga:
12 Partai Anggota KIM Plus Pengusung RK-Suswono di Pilkada Jakarta
Lepas dari kursi Mentan, Suswono sempat diusung PKS berlaga di Pilkada Brebes 2017 silam untuk memperebutkan kursi bupati, tetapi kalah.
Tercatat, Suswono pernah menjadi Dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor dari 1984 hingga 2022. Dia juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS dari 2020 sampai saat ini. (Asp)