MERAHPUTIH.COM - DUTA Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengutuk serangan Israel ke Lebanon. Dia menyebut rezim zionis Israel merupakan pembunuh yang melakukan langkah-langkah keji tidak patuh terhadap peraturan di dunia.
“Tentu mereka bahkan menjadikan sasaran pihak atau tentara yang telah dipersiapkan untuk menjaga perdamaian. Ini merupakan sebuah hal yang tentu harus dikutuk,” ujar Boroujerdi saat ditemui di Balai Kota Solo setelah pertemuan dengan Wali Kota Solo Respati Ardi, Rabu (1/4).
Dia menegaskan, pihaknya melalui saluran resmi media sosial Kedutaan Besar Republik Islam Iran, telah mengutuk keras pembunuhan yang terjadi yang menyebabkan anggota Tentara Nasional Indonesia mencapai tingkat kesyahidan atau gugur syahid dan meninggal dunia. “Kami telah mengutuk keras pembunuhan yang terjadi yang menyebabkan anggota dari Tentara Nasional Indonesia mencapai tingkat kesyahidan (Lebanon),” tegasnya.
Baca juga:
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Kenaikan Pangkat, Keluarga Terima Santunan dan Beasiswa
Dia menegaskan Iran menyampaikan empati dan sudah mengutuk hal ini serta menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada bangsa dan pemerintah Indonesia atas insiden ini. “Tentu bagi pihak pihak-pihak yang terlibat terhadap terlibat dalam sebuah peperangan seharusnya mereka patuh terhadap peraturan internasional, pusat-pusat, badan-badan, para pihak yang bertugas untuk menjaga perdamaian,” kata dia.
Ia menyebut zionis Israel melakukan serangan ilegal yang tentunya tidak patuh terhadap peraturan etika dan norma-norma.
“Saya juga berharap dan mengundang seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah Indonesia, wali kota, yang terhormat Wali Kota Solo, untuk bergabung dalam sebuah kampanye menolak perang. Menyuarakan bahwa membunuh masyarakat tidak berdosa merupakan hal yang salah dan peperangan merupakan hal yang harus kita tolak,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Sampaikan Duka dan Amarah di DK PBB