MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan mengumumkan ke masyarakat bahwa rencana Pemprov DKI yang ingin melepas saham bir di PT Delta Djakarta dihadang oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.
Sebab menurut dia, pelepasan saham bir di PT Delta Djakarta sudah ia janjikan pada saat kampanye Pilkada DKI 2017 lalu.
"Kita berniat lakukan itu (menjual saham), kita laporkan pada rakyat Jakarta, bahwa wakil-wakil anda ingin tetap memiliki saham bir," ujar Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (5/3).
Warga DKI, lanjut dia, dapat ikut serta dalam menyampaikan aspirasinya ke anggota dewan jika tidak setuju dengan kemauan dewan parlemen Kebon Sirih itu. "Jadi ketika wakil rakyat tidak menyetujui yah kami laporkan rakyat ini dewan anda ingin punya saham bir terus ingin punya untung dari saham bir," tuturnya.
Lantaran dalam laporan kepemilikan saham PT Delta Djakarta di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), www.idx.co.id, saham Pemprov DKI tercatat bertambah hampir 3% dari 23,33% menjadi 26,25% per 25 Februari 2019.
"Nambahnya segitu-gitu juga uangnya. Dana itu jauh lebih bermanfaat bila kita gunakan untuk pembangunan bagi masyarakat, apalagi dengan ukuran APBD kita sekarang itu menjadi kecil sekali dari situ (saham Delta)," tutur Anies.
Sebelumnya dijetahui, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi tak setuju bila Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melepas saham bir di PT. Delta Djakarta.
Sebab, menurut dia, perusahaan bir itu tak merugikan Jakarta. Bahkan saham bir itu menghasilkan Pemprov DKI Jakarta yang mencapai Rp 50 Miliar pertahunya.
"Salahnya Delta tuh apa sih PT itu? Saya tetap berprinsip, enggak ada yang merugikan untuk pemerintah daerah, apalagi yang dikatakan setahun dapat (dividen) Rp 50 miliar," kata Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (5/3). (Asp)