Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dinkes DKI Akui Kasus Demam Berdarah Tahun Ini Naik Signifikan

Hendaru Tri Hanggoro - Jumat, 29 Maret 2024

MerahPutih.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinas) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengakui bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta tahun ini meningkat tajam dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Tapi memang tahun ini peningkatan kasusnya cukup signifikan, mulai dari Januari, Februari, Maret, masih ada kenaikan," kata Ani di Jakarta, Jumat (29/3).

Ani menerangkan, secara merata, penyakit demam berdarah naik di tiap wilayah Jakarta. Namun laporan paling banyak muncul di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Baca juga:

5 Kota Jadi Tempat Penyebaran Nyamuk Wolbachia Buat Tekan DBD

"Sebenarnya secara merata semua naik. Tapi kalau wilayah yang lumayan tinggi Jakbar, selain itu Jaksel," tutur Ani.

Ani menerangkan, Sebenarnya DBD ini kasus endemi, setiap tahun ada kasusnya dengan pola yang relatif sama dan biasanya merebak di akhir tahun.

"Sekitar bulan Desember mulai naik dan puncaknya bulan Maret dan April, ini sesuai dengan iklim," tuturnya.

Baca juga:

Cegah DBD, Pemprov DKI Gencarkan Vaksinasi

Dalam menanggulangi penyakit DBD ini Dinkes DKI bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memiliki program DBD Clean.

DBD Clean ini bisa memprediksi insiden rate DBD dibandingkan dengan iklim atau curah hujan serta kelembapan udara.

"Karena prediksi cuaca curah hujan dan kelembapan udara masih tinggi sampai Mei, maka kegiatan PSN kita efektifkan supaya kita bisa memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk," tutupnya. (Asp)

Baca juga:

Sebaran Kasus DBD Paling Banyak Terjadi di Jakbar, Dinkes Imbau Masyarakat Waspada

Baca Artikel Asli