Cuaca Buruk Melanda, Harga Sayur di Babel Naik
Sabtu, 20 Januari 2018 -
MerahPutih.com - Cuaca buruk yang melanda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengakibatkan harga sayur di pasar tradisional Kota Pangkalpinang mengalami kenaikan.
"Harga berbagai jenis sayuran mulai mengalami lonjakan karena banyak tanaman sayuran yang terserang penyakit akibat tingginya curah hujan," kata Erna, salah seorang pedagang di Pasar Pagi Pangkalpinang, Jumat (19/1).
Jenis sayuran yang mengalami kenaikan, antara lain sayur kangkung menjadi Rp 15 ribu dari harga sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram, sawi Rp 20 ribu dari Rp 10 ribu, wortel menjadi Rp 25 ribu dari Rp 12 ribu, daun bawang Rp 13 ribu dari harga sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram.
"Jenis sayur yang mengalami kenaikan, tidak hanya sayur dari petani di Babel saja, tapi sayuran yang didatangkan dari luar daerah," katanya.
Tingginya curah hujan belakangan ini menyebabkan sayuran yang ditanam petani di kawasan itu tidak memperoleh hasil panen optimal. ''Banyak tanaman yang terserang hama, terutama hama jamur,'' tandasnya.
Pedagang sayur lainnya, Ujon mengatakan, sayur yang didatang dari luar daerah seperti wartel, kubis, brokoli juga mengalami kenaikan harga karena pasokan terhambat oleh cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi sehingga stok terbatas.
"Petani sayur di daerah sentra juga mengalami gagal panen sehingga stok sayur menipis yang mengakibatkan harga mahal," katanya.
Ia mengatakan, pembeli saat ini sepi sehingga pedagang tidak berani ambil sayur dari petani banyak-banyak karena takut tidak habis terjual. "Pembeli sepi sehingga seringkali sayuran tidak habis terjual dan akhirnya busuk," tandasnya. (*)