Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita

Dianggap Paling Populer, Menteri Jonan Justru Gagal Berkontribusi Lebih

Eddy Flo - Minggu, 15 November 2015

MerahPutih Peristiwa - Direktur Riset Setara Institute Ismail Hasani menjelaskan pihaknya menilai Menteri Perhubungan Ignatius Jonan yang dianggap populer dalam studi ini tidak mampu menduduki 10 menteri terbaik. Pasalnya, karena tidak adanya dukungan dan basis politik kuta yang mampu menopang berbagai kebijakannya.

"Meskipun memiliki gaya pencitraan paling baik, justru gagal mengkontribusikan keahliannya dalam mengurus PT KAI untuk memajukan kinerja menteri perhubungan," ujar Ismail saat ditemui usai memberikan keterangan pers mengenai Laporan Studi Kualitatif tentang Reshuffle Kabinet II: Kinerja Kabinet Kerja, di Kantor Setara Institute, Jakarta Pusat, Minggu (15/11).

Menurut Ismail Menteri Jonan yang dalam survey dianggap sebagai menteri populer, ternyata tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan. Kasus mutakhir yang melilit namanya adalah kisru PT Pelindo dan rencana pembangunan Bandara Lebak, Banten.

"Jonan dianggap melampai kewenangan Jokowi dalam menentukan status proyek bandara itu. Sementara, ia belum berhasil menata sektor penerbangan, khususnya tindakan preventif maksimal memastikan kecelakaan pesawat terbang," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Jonan memang berhasil mengelola PT KAI tetapi kapasitasnya belum mencukupi untuk menjadi penopang sektor maritim, program unggulan Jokowi masih berjalan tanpat desain dan arah yang jelas.

"Sebagai menteri dari non parpol, kepatuhan jonan sangat sulit dideteksi. Selain itu, menteri-menteri yang tidak dari berasal dari Parpol sebaiknya lebih meningkatkan kinerjanya agar lebih unggul dari menteri dari kalangan parpol," pungkasnya.(abi)

Baca Juga:

  1. Menteri Jonan: Proyek Kereta Cepat Tak Bisa Andalkan Pengalaman Saja
  2. Menteri Jonan, Bukan Tentara Tapi Bergaya Militer
  3. Menteri Jonan Ancam Pengusaha Angkutan Terkait Tarif
  4. Bandara Soetta Kebakaran, Menteri Jonan Evaluasi Kinerja AP II
  5. Menteri Jonan Tunggu Hasil Investigasi Kebakaran Bandara Soetta

 

 

Baca Artikel Asli