MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terkesan abai terhadap 280 keluarga korban kebakaran yang terjadi pada Senin (4/9) sekira pukul 11.30 WITA di Kampung Puu Komi, Desa Bila Cengem Kecamatan Kodi Utara.
Pasalnya, sudah satu minggu berlalu, tetapi tidak ada bantuan dari pemerintah setempat. Pemerintah hanya memberikan bantuan satu ton beras, sementara bantuan lainnya seperti tenda untuk tempat tinggal para korban, air bersih dan bahan makan serta kebutuhan lainnya tidak ada. Alhasil, para korban pun telantar.
Kepala Dusun Desa Bila Cenge Marten Ngedo Rangga saat dimintai keterangan menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya yang mengambil kembali satu buah tenda yang diberikan usai kebakaran kepada korban.
"Pemerintah sempat membantu satu buah tenda dari BPBD, tapi dua hari kemudian staf BPBD datang dan ambil kembali tenda itu dengan alasan tidak digunakan, padahal tenda itu sangat membantu para korban. Saya tidak tahu kenapa pemerintah ambil kembali tenda itu," kata Marten di Kodi Utara, Jumat (8/9).
Menurutnya bahwa alasan pemerintah mengambil kembali tenda tersebut sangat tidak masuk akal, akibatnya para korban telantar. Para korban pun akhirnya mencari terpal-terpal rusak dengan bermodalkan bambu untuk membuat rumah darurat agar bisa berteduh.
Tak hanya itu, dia pun menyesalkan sikap pemerintah yang juga tidak memberikan air bersih, akibatnya para korban sangat kesulitan dan hal ini akan berdampak pada kesehatan para korban, terlebih anak-anak.
"Kami sangat berharap pemerintah peduli, karena kasihan saudara-saudara kita yang kena musibah ini. Mereka kesulitan dalam segala hal, baik tempat untuk tidur, air bersih, dan bahan makanan dan kebutuhan lainnya," katanya.
Menurutnya, kebakaran yang terjadi itu menghanguskan 22 rumah dengan total jiwa yang bermukim di dalamnya sebanyak 280 jiwa baik dewasa maupun anak-anak dengan total kerugian yang ditaksir berkisar Rp 500 juta. (*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan dari Naldy, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah NTT dan sekitarnya. Baca berita terkait kebakaran lainnya di: Sebanyak 20 Rumah Warga Ludes Dilahap Si Jago Merah