Sebanyak 20 Rumah Warga Ludes Dilahap Si Jago Merah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 06 September 2017
Sebanyak 20 Rumah Warga Ludes Dilahap Si Jago Merah

Lokasi kebakaran i kampung besar Puu Komi Bukambero, Desa Bila Cenge, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi NTT. (MP/Naldy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puluhan rumah di kampung besar Puu Komi Bukambero, Desa Bila Cenge, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi NTT hangus terbakar hingga yang tersisa puing-puing.

Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi sekitar 30 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa nahas itu terjadi pada, Senin (4/9) kemarin dan walau para korban sudah mendapat bantuan dari dinas sosial serta bantuan dari pihak lain, tetapi meninggalkan trauma yang mendalam.

Camat Kodi Utara Yeremia Tanggu mengatakan, kebakaran yang terjadi itu menghanguskan setidaknya 20 unit rumah dan membuat sekitar 30 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

"Saat itu angin bertiup kencang, ditambah lagi material rumah yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar dan menghanguskan 20 rumah di kampung itu. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa," kata Yeremia, Rabu (6/9).

Menurutnya, saat ini Dinas Sosial Kabupaten SBD telah ‎memberi bantuan berupa satu ton beras dan peralatan mandi, sedangkan bantuan swadaya masyarakat juga sudah mulai berdatangan. Sehingga berencana akan membuat posko di rumah Kepala Desa Bila Cenge yang akan terus dipantau oleh pemerintah kecamatan.

"Kami juga berharap pihak-pihak lain bisa mengulurkan tangan untuk membantu para korban. Sebab, bantuan apa pun akan sangat berarti dan sangat membantu," kata dia.

Diakuinya bahwa kebakaran hebat yang menghanguskan satu kampung itu pernah terjadi sehingga membuat para korban shock dan trauma.

Kapolsek Kodi Utara yang dikonfirmasi melalui Kanit Provost ‎Bripka Ebed de Fretes mengatakan, hingga saat ini masih terus dilakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran. Namun, yang pasti kejadian nahas itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya korban material yang diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

"Yang paling penting dan utama di sini adalah para korban membutuhkan bantuan kebutuhan pokok, karena memang cukup banyak korban yang kehilangan tempat tinggal," katanya. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan dari Naldy, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah NTT dan sekitarnya. Baca berita terkait perkembangan NTT lainnya di: Lantik Sekda NTT, Frans: Sekda Harus Bekerja Cepat

#Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
BMKG menyebut operasi modifikasi cuaca belum bisa dilakukan untuk kebakaran TPA Jatiwaringin karena potensi awan rendah.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Modifikasi Cuaca Belum Bisa Jadi Solusi Kebakaran TPA Jatiwaringi, BMKG Buka-bukaan Alasannya!
Berita
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Sudin Citata Jaksel memeriksa 650 gedung. Lalu, ditemukan bangunan tanpa SLF dalam pemeriksaan itu.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Imbas Kebakaran Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Periksa Ketat 650 Gedung
Indonesia
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Pihak berwenang Prancis pun menetapkan status siaga merah tertinggi di enam wilayah Mediterania karena ada risiko kebakaran hutan yang "sangat tinggi".
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Prancis Selatan Dilanda Kebakaran Hebat, Ratusan Pemadam Dikerahkan
Indonesia
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Pengerahan tim medis ini perlu dilakukan mengingat asap pekat yang dihasilkan dari material sampah mulai mengganggu permukiman warga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Indonesia
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Pemkab Tangerang meningkatkan status kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi tanggap darurat. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil damkar untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Indonesia
Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Ganggu Bandara Soetta, Jadwal Penerbangan Masih Aman
Kebakaran TPA Jatiwaringin meluas, namun operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tetap aman. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil pemadam.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Ganggu Bandara Soetta, Jadwal Penerbangan Masih Aman
Indonesia
Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk Meluas Hingga 15 Hektare, Ratusan Warga Terkena ISPA
Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang meluas hingga 15 hektare. Sebanyak 154 warga terserang ISPA, mayoritas ibu hamil dan balita.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk Meluas Hingga 15 Hektare, Ratusan Warga Terkena ISPA
Indonesia
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Kebakaran terjadi di SMPN 2 Karangpandan, Rabu (1/7). Penyebabnya diduga karena korsleting.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Ruang TU dan Kepala Sekolah Ludes Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga 2 hektar. Cuaca panas dan angin kencang perparah api.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. BPBD sebut api diduga dipicu gas metana dan cuaca panas ekstrem. BNPB diminta turunkan helikopter water bombing.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Bagikan