Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran

Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026

MerahPutih.com - Ketegangan di perairan Selat Hormuz kembali meningkat di tengah berlangsungnya proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Media Fox News melaporkan pada Selasa (26/5), militer AS menghancurkan dua kapal milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.

Baca juga:

AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari

Kapal Iran Dituduh Menebar Ranjau di Selat Hormuz

Jurnalis Fox News, Jennifer Griffin, mengutip alasan serangan militer AS itu berdasarkan keterangan sumber pejabat senior AS di Gedung Putih.

Dua kapal Iran itu terlihat memasang ranjau di Selat Hormuz,

tulis Jurnalis Fox News, Jennifer Griffin, di media sosial X.

Griffin menambahkan pesawat tempur AS kemudian melancarkan serangan yang menargetkan kapal IRGC dan sistem pertahanan udara di Bandar Abbas.

Dilansir Antara, Kantor berita Reuters sebelumnya juga melaporkan adanya ledakan di kawasan Bandar Abbas, yang diduga berkaitan dengan aksi serangan.

Baca juga:

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka

Imbas Serangan ke Proses Perundingan

Meski serangan ini menimbulkan eskalasi baru, media-media AS menilai insiden tersebut merupakan tindakan defensif.

Pers negeri Paman Sam juga memprediksi serangan tidak serta-merta menandakan berakhirnya gencatan senjata yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.

Sebelumnya, laporan Washington Post menyebutkan AS dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal melakukan gencatan senjata, serta rencana untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan.

Kedua pihak sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari guna mencapai penyelesaian akhir,

tulis laporan Washington Post.

(*)

Baca Artikel Asli