Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia

Selasa, 06 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.

Fenomena tersebut diduga PVMBG berkaitan dengan energi elektromagnetik. Meski demikian, lembaga di bawah Kementerian ESDM itu menambahkan pemicu pastinya belum ditemukan.

“Kami masih mendalami penyebab terjadinya fenomena energi tersebut termasuk pemicunya karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya menjadi pemicu terjadinya fenomena alam tersebut,” kata Penyelidik Bumi Utama PVMBG, Supartoyo, kepada media, Selasa (6/1).

Baca juga:

Geger Fenomena Tanah Bergerak Ngarai Sianok, Ini Dia Biang Keladinya!

BMKG Dugaan Aktivitas Manusia


Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menduga dentuman dan cahaya merah yang terlihat warga di Kecamatan Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi bukan berasal dari aktivitas alam.

“Petugas dan alat yang terpasang di BMKG Bandung tidak menunjukkan adanya aktivitas kegempaan dan badai petir di wilayah Cianjur, sehingga kami menduga aktivitas tersebut buatan manusia,” kata Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu.

BPBD Cianjur Imbau Warga Tenang

Sementara itu, Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Pihaknya masih menelusuri informasi pasti penyebab dentuman dan kilatan cahaya tersebut dengan berkoordinasi bersama PVMBG dan BMKG.

Baca juga:

Viral Warga Israel Diduga Punya KTP Indonesia, Begini Penjelasan Disdukcapil Cianjur

“Kami masih mencari informasi pastinya sehingga warga jangan panik namun tetap waspada,” ujar Iwan Karyadi, dikutip Antara.

Fenomena ini sempat membuat warga berhamburan keluar rumah pada kemarin malam sekitar pukul 22.15 WIB. Seorang warga Cipanas, Dede Sandi, menuturkan suara dentuman terdengar bergemuruh diikuti kilatan cahaya merah di langit.

“Suaranya bergemuruh disertai dentuman cukup kencang, sehingga kami berlarian keluar rumah. Dalam hitungan detik diikuti kilatan cahaya kemerahan di langit,” tandasnya. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan