MerahPutih.com - Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Demokrat menilai masyarakat membutuhkan kejelasan sikap partai berlambang banteng tersebut.
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan yang dipersoalkan publik bukan soal mendukung atau tidak mendukung pemerintah. Menurutnya, masyarakat ingin mengetahui seberapa jelas posisi tersebut dijalankan.
"Yang menjadi pertanyaan publik bukan apakah PDIP mendukung atau tidak mendukung pemerintah. Yang menjadi pertanyaan adalah seberapa jelas posisi tersebut dijalankan dan dikomunikasikan kepada masyarakat,"
kata Herzaky dalam keterangannya, Senin (22/6).
Herzaky mengatakan konsistensi sikap politik penting agar masyarakat dapat menilai arah perjuangan partai. Dia lalu menyinggung pengalaman Demokrat yang pernah berada di luar pemerintahan selama hampir 10 tahun.
Baca juga:
"Saat itu kami mengambil posisi sebagai kekuatan penyeimbang yang memberikan kritik, masukan, dan koreksi secara konstruktif terhadap kebijakan pemerintah," ujarnya.
Menurut Herzaky, ketika pemerintah menjalankan kebijakan yang tepat, Demokrat memberikan dukungan. Sebaliknya, jika ada kekeliruan, partainya akan menyampaikan kritik.
"Namun posisi kami jelas sehingga publik mengetahui di mana Demokrat berdiri," katanya.
Dia menegaskan, dalam demokrasi tidak ada persoalan apakah partai berada di dalam atau di luar pemerintahan. Namun yang menjadi masalah adalah ketika publik kesulitan membedakan apakah sebuah partai mendukung pemerintah atau tidak.
"Dalam politik, yang dibutuhkan rakyat adalah kejelasan, bukan abu-abu,"
tegas Herzaky.
Baca juga:
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menegaskan posisi partainya sudah jelas sebagai penyeimbang pemerintah.
"Posisi politik PDIP sangat jelas menjadi penyeimbang, mendengarkan suara yang berkembang di tengah masyarakat dan setia pada konstitusi," kata Ganjar.
Ganjar menegaskan tidak ada sikap abu-abu dalam posisi politik PDIP. Menurutnya, partai tersebut akan tetap menjalankan fungsi penyeimbang dengan mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat. (Pon)