MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung tak mempersoalkan adanya aksi demonstrasi dari elemen masyarakat hingga mahasiswa yang terus-menerus terjadi di Ibu Kota. Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Namun, politikus PDI Perjuangan ini mengingatkan massa aksi demo untuk tidak merusak fasilitas umum (fasum) yang ada di Jakarta. Jika fasilitas umum dirusak, hal itu akan merugikan semua pihak.
"Jadi, seperti yang saya sampaikan, yang paling penting, ungkapan untuk ekspresi ini jangan kemudian merusak fasilitas umum," kata Pramono di Jakarta, Jumat (19/6).
Ia meminta massa aksi untuk dapat menjaga fasilitas umum yang ada di Jakarta karena fasilitas umum yang terbangun di ruas-ruas jalan itu milik bersama. "Saya betul-betul mengimbau, meminta, siapa pun yang melakukan unjuk rasa di Jakarta jangan merusak fasilitas umum," ucapnya.
Baca juga:
Aksi Mahasiswa UMT Gelar Aksi Demonstrasi di Gerbang Pancasila Gedung DPR Jakarta
Diketahui, sejumlah mahasiswa dari beragam kampus akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/6). Salah satunya yang menggelar demo dari Universitas Trisakti. Ada beberapa tuntutan yang disuarakan, salah satunya terkait dengan pemulihan ekonomi RI.
Seruan aksi itu diunggah di akun Instagram Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti, Kamis (18/6). Aksi direncanakan berlangsung di depan Gedung DPR.(Asp)
Baca juga:
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal