MerahPutih.com - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil (RK) atau Bang Emil bersilaturahmi ke pendiri Bamus Betawi, Haji Nuri Thaher di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, pada Senin (30/9) kemarin.
Banyak pesan penting yang dititipkan Haji Nuri yang juga dikenal sebagai Dedengkot Betawi itu kepada Ridwan Kamil, terkait bagaimana membangun Jakarta baru yang lebih maju.
"Beliau berpesan kepada Ridwan Kamil agar memperhatikan masalah layanan kesehatan masyarakat seperti rumah sakit, masalah penataan kawasan kumuh, terkait lembaga atau dewan adat Betawi, dan banyak lagi," ungkap Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Jakarta, Bambang Waluyo Djojohadikusumo, yang ikut mendampingi RK bertemu Haji Nuri, kepada media di Jakarta, Selasa (1/10).
Baca juga:
Wejangan Ridwan Kamil untuk Istrinya yang Dilantik Jadi Anggota DPR
Politikus Golkar yang akrab disapa Jojo Wahab itu menambahkan ada satu pesan Haji Nuri kepada Ridwan Kamil yang cukup menyentuh adalah terkait program kerja. Haji Nuri berpesan agar Gubernur jangan kebanyakan bikin agenda program kerja sendiri, tapi lupa menyerap aspirasi warga.
"Beliau mengatakan, program kerja gubernur itu hanya setengah. Sedangkan setengahnya lagi adalah aspirasi masyarakat," imbuh Jojo.
Haji Nuri, lanjut Jojo, juga meminta kepada RK jangan segan-segan meminta bantuannya dalam menangangi masalah di Jakarta, khususnya terkait dualisme Bamus Betawi.
"Kalau ada apa-apa, saya siap dilibatkan, termasuk menyatukan Bamus Betawi. Supaya lebih akur, lebih guyup dan kekeluargaan," tandas Jojo mengutip pernyataan tokoh pendiri Bamus Betawi itu. (Asp)