Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dampak Serangan ke Iran, Garuda Diminta Angkut Jemaah Haji Yang Kena Refund dan Tertahan di Arab Saudi

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026

MerahPutih.com - Amerika dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, kondisi ini membuat ribuah Jemaah umrah harus tertahan di Arab Saudi dan bandara.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan Arab Saudi soal relaksasi perhotelan mengingat banyaknya peserta umrah yang terdampak akibat eskalasi di Timur Tengah.

“Karena hotel di bawah pengawasan kementerian Saudi Arabia, terutama kementerian pariwisata di sana, terkait dengan keringanan-keringanan yang bisa diperoleh oleh teman-teman PPIU atau travel,” ujar Wamenhaj Dahnil saat dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan, penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang telah memesan hotel menghadapi situasi yang tidak pasti, sementara pemesanannya sudah dilakukan jauh-jauh hari.

Baca juga:

Purbaya Yakinkan APBN Tidak Bakal Boncos Akibat Perang di Iran

Di sisi lain jemaah yang sudah di Tanah Suci pun bakal terdampak, utamanya mereka yang memasukkan paket transit ke sejumlah negara menggunakan maskapai asing. Kerugian itu karena negara-negara tujuan transit menutup ruang udaranya imbas perang.

“Pasti pihak travel pasti mengalami beberapa kerugian. Karena mereka sudah pesan hotel, pesan tiketing pesawat dan sebagainya. Dan kondisi ini, kan, kondisinya tidak bisa diprediksi,” kata Wamenhaj Dahnil.

Di sisi lain meski sebagian besar maskapai asing menyediakan opsi pengembalian dana (refund), baik bagi jemaah yang belum berangkat maupun yang sudah berada di Arab Saudi, namun jamaah tidak serta merta bisa terbang.

Ia menegaskan, untuk penerbangan langsung (direct) ke Indonesia, maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines, masih melayani penerbangan. Namun harga tiket yang lebih mahal menjadi kendala.

Kemenhaj juga meminta Garuda Indonesia untuk memberikan relaksasi harga tiket agar jemaah umrah Indonesia bisa berangsur pulang ke Tanah Air yang refund dari maskapai asing.

"Jadi mereka akhirnya beli tiket Garuda untuk kembali. Tapi harganya harus lebih ekonomis,” kata Wamenhaj Dahnil.

Baca Artikel Asli