MerahPutih.com - Perjalanan Lebaran 2026 menunjukkan dinamika baru dalam pola mobilitas masyarakat.
Kereta api kini menjadi bagian dari perjalanan yang terhubung dengan berbagai destinasi, seiring meningkatnya minat pelanggan untuk menjangkau lebih banyak kota dalam satu rute perjalanan.
Tren ini terlihat kuat di KA Joglosemarkerto yang mencatatkan tingkat pemesanan tertinggi selama periode 11 Maret–1 April 2026.
KA 187 relasi Solo Balapan–Semarang Tawang menjadi layanan paling diminati dengan 44.480 pelanggan, disusul KA 193 relasi Solo Balapan–Solo Balapan sebanyak 38.264 pelanggan.
Capaian tersebut menempatkan Joglosemarkerto sebagai layanan unggulan dalam daftar KA favorit Lebaran 2026, sekaligus mencerminkan kuatnya mobilitas regional di Jawa Tengah.
Baca juga:
Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
10 Rute Kereta Favorit selama Lebaran 2026
>
Penumpang Kereta Api Jarak Jauh. (MP/Kanu)
Berikut ini adalah 10 KA Favorit Lebaran 2026, yang diisi oleh berbagai layanan lintas kota utama:
1. KA 187 Joglosemarkerto (Solo Balapan – Semarang Tawang): 44.480 pelanggan
2. KA 272 Airlangga (Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi): 42.922 pelanggan
3. KA 271 Airlangga (Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen): 42.784 pelanggan
4. KA 193 Joglosemarkerto (Solo Balapan – Solo Balapan): 38.264 pelanggan
5. KA 251B Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasarsenen): 34.648 pelanggan
6. KA 278 Sri Tanjung (Lempuyangan – Ketapang): 33.604 pelanggan
7. KA 277 Sri Tanjung (Ketapang – Lempuyangan): 32.711 pelanggan
8. KA 254B Kertajaya (Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi): 31.439 pelanggan
9. KA 252B Jayakarta (Pasarsenen – Surabaya Gubeng): 30.685 pelanggan
10. KA 282 Bengawan (Pasarsenen – Purwosari): 30.555 pelanggan
Baca juga:
Daftar tersebut memperlihatkan kombinasi kuat antara perjalanan jarak jauh lintas provinsi dan mobilitas regional. Joglosemarkerto menempati dua posisi teratas, sementara layanan seperti Airlangga, Jayakarta, dan Kertajaya menunjukkan tingginya minat pada rute utama Jawa.
Pergerakan pelanggan pada lintasan Joglosemarkerto juga tercermin dari volume di wilayah operasional yang dilalui. Daop 4 Semarang mencatat 567.079 pelanggan, Daop 6 Yogyakarta sebanyak 559.627 pelanggan, dan Daop 5 Purwokerto mencapai 441.767 pelanggan.
Angka tersebut menunjukkan aktivitas perjalanan yang tinggi dan merata di koridor Jawa Tengah.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, bahwa pola ini menunjukkan meningkatnya mobilitas berbasis destinasi.
Baca juga:
Negara Mau Hemat Energi? Pengamat Sarankan Pemerintah Perbaiki Bus dan Kereta, Jangan Cuma Suruh WFH
“Joglosemarkerto menghadirkan konektivitas yang membuka akses antarkota sekaligus memperluas pilihan perjalanan. Pelanggan dapat menjangkau lebih banyak tujuan dalam satu rangkaian perjalanan,” ujar Anne di Jakarta, Minggu (29/3).
Konektivitas tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan ke berbagai destinasi di Jawa Tengah, yang terhubung langsung melalui jalur Joglosemarkerto.
Anne menambahkan, konektivitas Joglosemarkerto memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Perjalanan kereta api membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus mendukung pelaku usaha lokal di berbagai daerah,” tutup Anne. (knu)