Merahputih.com - Ket. Pelaksana Tugas Kepala BPDAS Mahakam Berau Indi Hendraswari Manager Unit PPIU - Kaltim Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Asman Azis dan Communication Outreach & Media Specialist M4CR, Fajar Ariyanto dalam kegiatan "Potret dan Transformasi Mangrove Kalimantan Timur Bersama M4CR" di Samarinda, Kamis (30/7/2026).
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau menyatakan rehabilitasi mangrove perlu dilakukan secara terpadu dengan melindungi habitat yang ada, memulihkan kawasan, serta melibatkan berbagai pihak agar manfaat ekologis dan sosial ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan. Berdasarkan data yang dipaparkan, Kalimantan Timur memiliki ekosistem mangrove seluas 240.929 hektare yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota.
Data tersebut juga menunjukkan sekitar 58.116 hektare mangrove memerlukan rehabilitasi. Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama para pemangku kepentingan menjalankan program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR). Program tersebut mencakup rehabilitasi mangrove, penguatan tata kelola, pelibatan masyarakat, serta pengembangan model tambak ramah lingkungan melalui smart silvofishery. (Foto: MP/Didik Setiawan).