BPBD Lebak Keluarkan Peringatan Dini Ancaman Bencana
Selasa, 21 November 2017 -
MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan guna meminimalisasi pengurangan risiko bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa.
"Peringatan dini itu sudah disampaikan kepada aparat kecamatan, desa/kelurahan, dan warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Banten, Senin (20/11).
Potensi bencana alam itu antara lain longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir. Selama ini, kata Kaprawi, cuaca buruk melanda Kabupaten Lebak ditandai hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Peluang cuaca buruk tersebut melanda sekitar sore hingga malam hari dan berpotensi terjadi bencana alam. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat dan relawan dapat meningkatkan kewaspadaan bencana alam.
Sebab, wilayah Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah rawan longsor, pergerakan tanah, banjir, angin kencang, dan sambaran petir.
"Kami yakin dengan meningkatkan kewaspadaan tentu dapat mengurangi risiko bencana alam sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Ia menyebutkan, potensi bencana alam di Kabupaten Lebak itu tersebar di 28 kecamatan di antaranya Kecamatan Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Cirinten, Gunungkencana, dan Sobang. Begitu juga Kecamatan Cilograng, Bayah, Muncang, Cibadak, Bojongmanik, Cimarga, Rangkasbitung, Leuwidamar, dan Cihara.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan, selama sepekan ke depan curah hujan meningkat.
Saat ini, wilayah Kabupaten Lebak merupakan langganan longsor karena selain terdapat aliran sungai juga topografi perbukitan dan pegunungan.
"Kami terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, kecamatan, dan desa untuk mengatasi kebencanaan itu," katanya.
Sementara itu, Camat Rangkasbitung Ade Sutiana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca buruk tersebut.
Saat ini, cuaca di Lebak hampir setiap sore dilanda hujan deras disertai angin kencang. "Kami minta aparat kelurahan dan desa dapat meningkat waspada bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya. (*)