BPBD Lebak Keluarkan Peringatan Dini Ancaman Bencana
Ilustrasi BMKG. (ANTARA FOTO)
MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan guna meminimalisasi pengurangan risiko bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa.
"Peringatan dini itu sudah disampaikan kepada aparat kecamatan, desa/kelurahan, dan warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Banten, Senin (20/11).
Potensi bencana alam itu antara lain longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir. Selama ini, kata Kaprawi, cuaca buruk melanda Kabupaten Lebak ditandai hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Peluang cuaca buruk tersebut melanda sekitar sore hingga malam hari dan berpotensi terjadi bencana alam. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat dan relawan dapat meningkatkan kewaspadaan bencana alam.
Sebab, wilayah Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah rawan longsor, pergerakan tanah, banjir, angin kencang, dan sambaran petir.
"Kami yakin dengan meningkatkan kewaspadaan tentu dapat mengurangi risiko bencana alam sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Ia menyebutkan, potensi bencana alam di Kabupaten Lebak itu tersebar di 28 kecamatan di antaranya Kecamatan Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Cirinten, Gunungkencana, dan Sobang. Begitu juga Kecamatan Cilograng, Bayah, Muncang, Cibadak, Bojongmanik, Cimarga, Rangkasbitung, Leuwidamar, dan Cihara.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan, selama sepekan ke depan curah hujan meningkat.
Saat ini, wilayah Kabupaten Lebak merupakan langganan longsor karena selain terdapat aliran sungai juga topografi perbukitan dan pegunungan.
"Kami terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, kecamatan, dan desa untuk mengatasi kebencanaan itu," katanya.
Sementara itu, Camat Rangkasbitung Ade Sutiana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca buruk tersebut.
Saat ini, cuaca di Lebak hampir setiap sore dilanda hujan deras disertai angin kencang. "Kami minta aparat kelurahan dan desa dapat meningkat waspada bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Jasad 33 Korban Longsor Cisarua Bandung Belum Ditemukan, Evakuasi Terkendala Hujan
30 Kantong Jenazah Terindentifikasi, 48 Kantong Korban Longsor Cisarua Sudah Ditemukan
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Karhutla di Aceh Barat Berpotensi Terus Meluas, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Sepekan Ke Depan
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Prakiraan Cuaca Jakarta 27 Januari 2026: Sebagian Wilayah Diguyur Hujan hingga Malam Hari
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka