Bertambah, WNI Jadi Korban Tewas Kebakaran Apartemen di Hong Kong Berjumlah 9 Orang

Minggu, 30 November 2025 - Frengky Aruan

MerahPutih.com - Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong beberapa waktu lalu terus bertambah. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada hari Minggu (30/11) mengonfirmasi jumlah korban tewas menjadi sembilan orang.

Menurut Kemlu, data tersebut berasal dari Hong Kong Police Force (HKPF).

"Sementara yang korban luka-luka bertambah satu orang sehingga menjadi tiga orang," kata Kemlu RI dalam sebuah pernyataan.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po pekan ini.

Juru Bicara Kemenlu RI Yvonne Mewengkang menyatakan tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan maupun pertanyaan dari keluarga WNI yang meninggal dunia dalam kebakaran di Hong Kong itu dapat terpenuhi.

Baca juga:

Kebakaran Hong Kong Tewaskan 128 Orang, Petugas Pemadam Lakukan Pencarian Terakhir

KJRI Hong Kong pun menjaga komunikasi dengan keluarga korban, karena kejelasan informasi terkait kondisi kerabat mereka hingga proses pemulangan jenazah ke tanah air amat penting bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Komunikasi oleh KJRI Hong Kong masih intensif lewat panggilan video, panggilan telepon, semua masih terus dilakukan," katanya.

Terkait proses identifikasi jenazah korban kebakaran, Yvonne mengatakan bahwa sejumlah korban WNI telah berhasil diidentifikasi. Namun, identifikasi sejumlah korban lain kemungkinan akan memerlukan sampel DNA dari keluarga untuk mempermudah prosesnya.

Sekadar informasi, insiden kebakaran besar terjadi di kompleks hunian Wang Fuk Court di Hong Kong. Terdapat 140 WNI, semuanya PMI di sektor domestik, diketahui bekerja di Wang Fuk Court, dan 61 di antaranya telah dikonfirmasi kondisinya.

Kebakaran besar yang melanda kompleks hunian Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11), menyebabkan sekurangnya 128 orang tewas, 79 orang terluka, dan ratusan lainnya hilang. Sebanyak 11 orang telah ditahan terkait kasus kebakaran besar. (Knu)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan