MerahPutih.com - Pengamat perkotaan Azas Tigor Nainggolan mengkritik ucapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bersyukur karena ada warga yang mampu membeli masker dengan harga ratusan ribu.
Menurut Azas, ucapan Anies itu dianggap ngawur.
"Jangan asal ngomong dong Anies," kata Azas dalam keterangannya, Sabtu (7/3).
Baca Juga:
Kedua Cawagub Minta Anies Pertimbangkan Formula E Terkait Corona
Azas melanjutkan, Anies tak pantas mengucapkan hal seperti itu mengingat harga masker sekarang yang terlampau mahal dan warga mau tak mau harus membelinya dengan alasan kesehatan.
"Warga itu memaksa diri membeli masker dengan harga sangat mahal," sebut Azas.
Ia melihat, warga Jakarta kini lebih menakuti ucapan Anies soal ibu kota genting karena corona ketimbang harga masker yang naik.
"Warga panik dan takut karena omongan yang katakan Jakarta genting karena corona. Bukan karena punya daya beli," sebut Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.
Azas meminta Anies belajar dari kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berani membuat kebijakan pembagian masker gratis ketimbang menjualnya dengan harga mahal.
"Belajar tuh dari Risma yang bagi masker secara gratis buat warganya di Surabaya. Tolong dong berhenti asal ngomong Anies," imbuh Azas.
Seperti diketahui, dampak dari merebaknya virus corona (COVID-19) di Indonesia, harga masker melambung tinggi termasuk di DKI Jakarta. Bahkan, harga masker dibanderol dengan harga sekitar Rp300 ribu hingga jutaan.
Menanggapi hal tersebut, Anies Baswedan justru bersyukur masih ada masyarakat yang mampu membeli dengan harga tinggi itu.
"Jadi beberapa waktu ini kita menyaksikan harga masker melonjak amat tinggi. Kemudian berarti alhamdulillah punya daya beli itu. Rp350.000 bisa beli," ucap Anies di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (6/3).
Baca Juga:
YLKI Nilai Anak Buah Anies tak Bermoral Naikkan Harga Masker
Meski demikian, menurut Anies, keadaan tersebut tidak sehat karena tak semua masyarakat mampu membeli.
Untuk itu, Pemprov DKI pun memutuskan menggelar operasi pasar yang menjual masker di Pasar Pramuka dan gerai-gerai milik PD Pasar Jaya.
"Tapi begini, kita melihat ini tidak sehat. Karena itu kami di Pemprov lalu lewat Pasar Jaya, kita melakukan operasi pasar," kata dia. (Knu)
Baca Juga:
Anak Buah Anies Enggak Mau Nyatakan Ada Pasien Positif Corona di Jakarta