MUSISI sekaligus produser muda ini adalah pentolan dari unit punk eksperimental BAPAK. Kali ini, pemilik nama lengkap Kareem Soenharjo dengan proyek solonya sebagai BAP., kembali merilis single baru berjudul Painting With Suwage yang rilis pada 30 Juli 2021.
Lagu ini merupakan kelanjutan dari album Monkshood yang rilis 2018. Sekaligus menandakan album baru yang akan dirilis melalui La Munai Records pada akhir 2021.
Baca juga:
“Lagu ini bisa tentang, gue atau elo. Gue ingin lagu ini dan semua lagu di album nantinya bisa diinterpretasi sesuai pendengar, karena setiap jiwa punya rasanya masing-masing,” ucap Kareem dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih Miggu (1/8).
Sebuah lagu yang begitu intens untuk seorang BAP. dengan menujukan suasan hati yang bergejolak, terpancar dalam lirik yang membual dalam ketukan yang bermutasi.
Bila kamu jeli mendengarkannya, sampling musik Painting With Suwage berasal dari lagu Evil War milik grup rock legendaris, Shark Move.
Bisa dikatakan Painting With Suwage adalah salah satu contoh karya hip-hop dari musisi 'pinggiran' yang mencoba memberi penghormatan, serta mempresentasikan karya musik Indonesia untuk mendapatkan tempat dan hak dengan layak.
Baca juga:
Basboi Umumkan Album Debut Sekaligus Rilis Single ‘Bismillah’
Sebelumnya pada Mei 2021, BAP. berkolaborasi dengan Basboi dalam maxi-single intens bertajuk Songs To Begal To. Rilisan tersebut secara ekslusif melalui platform penjualan musik Indonesia besutan kolektif Noisewhore, The Store Front. Platform yang telah merilis beberapa musisi lainnya di Indonesia, seperti Matter Mos, Joe Million, dan Indra Menus.
Rilisan berisi dua lagu berjudul Begal berisikan rap ganas dari BAP yang sarat akan rima tajam. Sementara itu, Post Begal berada di ujung yang tidak menentu dengan spektrum hip-hop yang diakhiri dengan outro yang begitu jazzy.
Sementara itu, pada 2020 bersama proyeknya BAPAK. Kareem merilis album debut bertajuk Miasma Tahun Asu yang banyak mendapat respon baik dari khalayak. Album ini menampilkan intensitas musik hardcore/post-hardcore bersatu dengan kompleksitas alunan jazz, blues hingga noise. (far)
Baca juga: