Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance

Grammy masukan kategori baru 'Asian Pop'. (Foto: dok/grammy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Keputusan Recording Academy menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027 menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah ajang penghargaan musik paling bergengsi di dunia.

Kategori baru ini hadir seiring semakin besarnya pengaruh musik pop Asia di pasar global. Dalam satu dekade terakhir, genre seperti K-pop, J-pop, hingga C-pop berhasil memperluas jangkauan pendengar internasional dan menjadi bagian penting dalam perkembangan industri musik dunia.

Mengutip laman resmi Grammy, pengumuman tersebut disampaikan Recording Academy pada 16 Juni 2026 sebagai bagian dari pembaruan aturan sekaligus penambahan lima kategori baru untuk Grammy Awards ke-69.

Selain Best Asian Pop Music Performance, Recording Academy juga memperkenalkan kategori Best Latin Song, Best R&B Collaboration or Duo/Group Performance, Best Traditional Pop Vocal Performance, dan Best Traditional Folk Album.

Baca juga:

BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal

Pengaruh Musik Asia Terus Menguat di Pasar Global

Lahirnya kategori Asian Pop bukanlah keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, musik dari berbagai negara Asia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di pasar internasional.

Fenomena Hallyu atau Korean Wave menjadi salah satu pendorong utama popularitas musik Asia. Grup-grup seperti BTS, BLACKPINK, SEVENTEEN, hingga berbagai artis solo asal Korea Selatan sukses menembus tangga lagu Billboard, menggelar tur stadion di berbagai negara, serta mengumpulkan miliaran streaming di platform digital.

Di saat yang sama, industri musik Jepang dan China juga semakin agresif memperluas pasar global. Lagu-lagu J-pop maupun C-pop kini semakin mudah menjangkau pendengar baru berkat layanan streaming dan media sosial, sehingga memperkuat posisi musik Asia di industri hiburan internasional.

Melihat perkembangan tersebut, Recording Academy menilai sudah waktunya menghadirkan ruang khusus bagi karya-karya pop Asia yang selama ini belum memiliki kategori tersendiri di Grammy Awards.

Apa Itu Best Asian Pop Music Performance?

Berdasarkan aturan resmi Grammy Awards, kategori Best Asian Pop Music Performance diberikan untuk menghargai pencapaian artistik dalam karya pop yang berasal dari atau diakui secara luas di pasar musik Asia.

Kategori ini mencakup berbagai genre pop Asia, termasuk namun tidak terbatas pada K-pop, J-pop, dan C-pop.

Salah satu persyaratan utamanya adalah lagu menggunakan satu atau lebih bahasa Asia secara signifikan dalam liriknya. Penghargaan diberikan kepada penampil atau artis yang membawakan karya tersebut.

Recording Academy menegaskan bahwa tujuan utama kategori ini adalah memperluas representasi musik global, bukan memisahkan musisi Asia dari kategori utama Grammy Awards.

Baca juga:

Dari Beyonce sampai Kendrick Lamar, ini Solois dengan Kemenangan Grammy Awards Terbanyak Sepanjang Sejarah

Mengutip Billboard, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. menjelaskan bahwa kategori Asian Pop dibentuk sebagai bentuk pengakuan atas pertumbuhan luar biasa industri musik Asia.

Menurutnya, semakin banyak kategori berarti semakin besar pula kesempatan bagi musisi untuk memperoleh pengakuan atas karya mereka.

Ia juga menegaskan bahwa artis yang mengikuti kategori Best Asian Pop Music Performance tetap dapat bersaing di kategori umum, seperti Record of the Year, Album of the Year, maupun Song of the Year.

Babak Baru dalam Sejarah Grammy Awards

Terlepas dari pro dan kontra yang mungkin muncul, kehadiran kategori Best Asian Pop Music Performance menandai babak baru dalam sejarah Grammy Awards.

Selama puluhan tahun, Grammy Awards didominasi oleh kategori yang berpusat pada pasar musik Amerika Utara dan Eropa. Penambahan kategori khusus Asian Pop menunjukkan bahwa Recording Academy mulai menyesuaikan diri dengan perubahan industri musik global, ketika karya-karya dari Asia kini memiliki pengaruh yang semakin besar di pasar internasional.

Apakah kategori ini akan menjadi pintu masuk menuju representasi yang lebih luas bagi musisi Asia atau justru memicu perdebatan baru mengenai klasifikasi musik global, jawabannya kemungkinan baru akan terlihat setelah Grammy Awards 2027 digelar. (Far)

#C-Pop #Musik #Grammy Awards #K-Pop #J-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga mundur dari Loop Tour Ed Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan menyusul pernyataannya soal Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - 24 menit lalu
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
ShowBiz
'Mutiara', Ungkapan Cinta Ipank untuk Sosok yang Begitu Berharga
Ipank menggambarkan rasa kagum sekaligus cinta yang begitu dalam kepada seseorang yang dipandang sangat berharga, layaknya sebuah mutiara.
Dwi Astarini - 1 jam, 21 menit lalu
'Mutiara', Ungkapan Cinta Ipank untuk Sosok yang Begitu Berharga
Lifestyle
Kemenpar Dorong Konser Musik Internasional Jadi Penggerak Ekonomi Pariwisata
Membuka ruang promosi yang lebih besar bagi Indonesia di mata masyarakat internasional.
Dwi Astarini - 2 jam, 11 menit lalu
Kemenpar Dorong Konser Musik Internasional Jadi Penggerak Ekonomi Pariwisata
ShowBiz
'VOID', Ruang Eksperimen Baru Adnan Veron dan hbrp
VOID mengajak pendengar memasuki sebuah ruang kosong untuk menemukan hal-hal yang sering kali luput terdengar di tengah riuhnya kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'VOID', Ruang Eksperimen Baru Adnan Veron dan hbrp
ShowBiz
'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia
Album 'meet me in my head' dijadwalkan rilis pada 21 Oktober mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
ShowBiz
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
'A Million Stars' menjadi kelanjutan dari demo EP Waxtape yang dirilis pada 2023.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
Lifestyle
'Sujud di Altar-Nya, Ajakan Menyerahkan Beban kepada Tuhan
Lagu ini mengangkat tentang penyerahan diri kepada Tuhan ketika seseorang berada dalam situasi sulit.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'Sujud di Altar-Nya, Ajakan Menyerahkan Beban kepada Tuhan
ShowBiz
'Matematika Tuhan Berbeda', Tentang Belajar Menerima Perhitungan Tuhan
Pertanyaan tentang perjalanan hidup tersebut menjadi dasar karya terbaru Arda Hatna berjudul 'Matematika Tuhan Berbeda'.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'Matematika Tuhan Berbeda', Tentang Belajar Menerima Perhitungan Tuhan
ShowBiz
SMLHD Bawa Kepenatan Rutinitas ke Hip-Hop Jawa 'Rutinitas Radong'
'Rutinitas Radong' lahir sebagai respons terhadap kejenuhan anak muda dalam menghadapi keseharian yang berulang dan terasa monoton.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
SMLHD Bawa Kepenatan Rutinitas ke Hip-Hop Jawa 'Rutinitas Radong'
Bagikan