'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an

Waxtape lepas album perdana. (Foto: dok/waxtape)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TRIO punk/alternative rock asal Tangerang, Waxtape, resmi memperkenalkan album debut mereka, A Million Stars. Album ini dirilis dalam format digital dan dapat didengarkan melalui halaman Bandcamp milik mereka.

A Million Stars menjadi kelanjutan dari demo EP Waxtape yang dirilis pada 2023. Kali ini, mereka memperluas rilisan tersebut dengan menambahkan enam lagu baru sehingga total terdapat 10 lagu di dalam album. Seluruh materi tersebut dirangkum dalam durasi sekitar 28 menit, menjadikan A Million Stars sebagai sebuah album yang relatif singkat.

Durasi tersebut memang menjadi bagian dari pilihan Waxtape. Mereka ingin pendengar dapat menyimak keseluruhan album tanpa kehilangan fokus, terdistraksi, atau merasa jenuh di tengah perjalanan. Alih-alih memberikan materi dalam durasi panjang, Waxtape justru berharap format singkat tersebut dapat meninggalkan rasa penasaran dan membuat pendengar menginginkan lebih banyak.

Baca juga:

Bukan Sekadar Album Baru, 'Good Times' Ungkap Kisah Personal Lukas Graham


Dari sisi musikal, A Million Stars banyak mengambil inspirasi dari musik punk, emo, dan alternative rock yang berkembang pada era 1990-an. Ketukan drum dengan tempo menengah menjadi salah satu elemen yang menjaga laju album tetap konsisten sekaligus mempertahankan karakter yang sebelumnya telah muncul dalam rilisan-rilisan Waxtape.

Meski demikian, Waxtape tidak sepenuhnya bermain aman. Sejumlah eksplorasi sound disisipkan untuk memberikan sentuhan eksperimental di beberapa bagian album. Pada Whisper, misalnya, mereka menggunakan sample drum, sedangkan Ship of Doubt menghadirkan rekaman gitar yang diputar secara reverse sehingga menghasilkan tekstur suara yang berbeda.


Dalam proses pengerjaannya, Waxtape juga mengajak Yanuar Rizal Ramadhan dari Zeal/Piddle untuk mengambil bagian dalam Wrong Side of the Hill. Yanuar dipercaya mengisi line terakhir pada lagu tersebut sekaligus memberikan warna tambahan dalam materi album.

Tak hanya melalui musik, identitas A Million Stars juga diperkuat lewat artwork. Untuk bagian ini, Waxtape berkolaborasi dengan seniman muda asal Jakarta, Shavira Mada. Mada menerjemahkan karakter lagu-lagu Waxtape ke dalam sebuah karya visual yang terasa istimewa dan megah, sekaligus dianggap mampu merepresentasikan keseluruhan atmosfer yang dibangun A Million Stars.(far)

Baca juga:

Nickelback Umumkan Album Baru Everything Under The Sun, Gandeng John 5 di Single 'Rattle The Cage'

#Musik #Album Baru #Lagu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Melankolia Radikal Tour Dongker Hadirkan Musik dan Karya Visual Indonesia di Jepang
Dongker membawa musik dan karya visual Indonesia dalam Melankolia Radikal Tour Jepang, termasuk pameran 12 seniman di Saitama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Melankolia Radikal Tour Dongker Hadirkan Musik dan Karya Visual Indonesia di Jepang
ShowBiz
'September', Lagu Earth, Wind & Fire tentang Kenangan yang tak Terlupakan
Lagu yang dirilis pada 1978 ini menawarkan perpaduan funk dan disco yang terasa ceria, enerjik, serta mudah mengajak pendengarnya untuk bergoyang.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'September', Lagu Earth, Wind & Fire tentang Kenangan yang tak Terlupakan
ShowBiz
Dave Mustaine Ungkap 4 Band yang Bisa Jadi 'Big Four' Baru Thrash Metal
Dave Mustaine menyebut Testament, Overkill, Exodus, dan Trivium sebagai nama yang berpotensi menjadi 'Big Four' baru thrash metal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Dave Mustaine Ungkap 4 Band yang Bisa Jadi 'Big Four' Baru Thrash Metal
ShowBiz
Juicy Luicy Rilis Single 'Baik Hati', Kisah Sulit Move On karena Tak Punya Alasan Membenci
Juicy Luicy merilis single 'Baik Hati' yang bercerita tentang seseorang yang sulit move on karena mantan kekasihnya tetap menunjukkan sikap baik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Juicy Luicy Rilis Single 'Baik Hati', Kisah Sulit Move On karena Tak Punya Alasan Membenci
ShowBiz
Yung Caters dan Raissa Anggiani Satukan Hip-Hop dan Pop Emosional di Lagu 'Siapa Yang Salah'
Yung Caters dan Raissa Anggiani berkolaborasi lewat Siapa Yang Salah, lagu yang memadukan pop emosional dan hip-hop dengan sudut pandang berbeda soal hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Yung Caters dan Raissa Anggiani Satukan Hip-Hop dan Pop Emosional di Lagu 'Siapa Yang Salah'
ShowBiz
IU Ungkap Kisah di Balik 'Unknown Planet', Ada Kenangan Cinta yang Sulit Dilepaskan
IU kembali dengan karya terbaru 'Unknown Planet', lagu yang mengangkat kisah perpisahan, kenangan cinta, dan keberanian untuk melangkah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
IU Ungkap Kisah di Balik 'Unknown Planet', Ada Kenangan Cinta yang Sulit Dilepaskan
ShowBiz
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga mundur dari Loop Tour Ed Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan menyusul pernyataannya soal Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
ShowBiz
'Mutiara', Ungkapan Cinta Ipank untuk Sosok yang Begitu Berharga
Ipank menggambarkan rasa kagum sekaligus cinta yang begitu dalam kepada seseorang yang dipandang sangat berharga, layaknya sebuah mutiara.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'Mutiara', Ungkapan Cinta Ipank untuk Sosok yang Begitu Berharga
Lifestyle
Kemenpar Dorong Konser Musik Internasional Jadi Penggerak Ekonomi Pariwisata
Membuka ruang promosi yang lebih besar bagi Indonesia di mata masyarakat internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Kemenpar Dorong Konser Musik Internasional Jadi Penggerak Ekonomi Pariwisata
ShowBiz
'VOID', Ruang Eksperimen Baru Adnan Veron dan hbrp
VOID mengajak pendengar memasuki sebuah ruang kosong untuk menemukan hal-hal yang sering kali luput terdengar di tengah riuhnya kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'VOID', Ruang Eksperimen Baru Adnan Veron dan hbrp
Bagikan