Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan

Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026

MerahPutih.com – Derita penyintas gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin nyata.

Kepada media, Kamis (20/8), Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan banyak korban gempa mengalami patah tulang yang ditangani Rumah Sakit (RS) Lapangan.

Sudah beroperasi dua rumah sakit lapangan, dan sudah bisa melakukan operasi, terutama patah tulang karena banyak sekali yang patah tulang di sini,

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Baca juga:

Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT

Titik Lokasi 2 RS Lapangan Gempa NTT

Menkes menambahkan operasi darurat itu terpaksa dilakukan di tenda rumah sakit lapangan. Dilansir Antara, titik lokasi 2 RS lapangan itu ditempatkan di RS Ruteng Manggarai dan RS Aeramo Nagekeo.

Menurut Budi, sekitar 40 keluarga telah dilayani oleh dua rumah sakit lapangan yang didirikan Kemenkes bersama BNPB.

Secara terpisah, Ketua Satgas Bencana Kemenkes, Sumarjaya, mengonfirmasi pernyataan Menkes.

Hari ini operasi sudah dilakukan di tenda, termasuk di RS Aeramo. Dua rumah sakit ini membantu puskesmas-puskesmas yang terdampak gempa.

Ketua Satgas Bencana Kemenkes, Sumarjaya

Baca juga:

Jumlah Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Pengungsi 59.647 Orang

Akses Medis ke Daerah Terpencil

Kemenkes juga bekerja sama dengan Basarnas untuk menjangkau puskesmas yang rusak parah dan sulit diakses, seperti di Kecamatan Lamba Leda, Manggarai, serta Puskesmas Dampek di Manggarai Timur.

“Daerah di kedua puskesmas ini sangat sulit. Oleh karena itu kami mengirimkan Emergency Medical Team (EMT) untuk memberikan layanan di sana dan mengevakuasi masyarakat yang perlu dirujuk,” tandas Sumarjaya. (*)

Baca Artikel Asli