Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK

Rabu, 14 Januari 2026 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Indonesia dan Amerikan tengah melakukan negosiasi berbagai tarif ekspor ke negara yang dimpimpin Donald Trump. Indonesia sudah mendapatkan tarif 19 persen, namun ada beberapa komoditas yang ingin sampai nol persen.

Namun, dengan tarif tersebut, Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu siang.

“Komunikasi untuk negosiasi tarif. Tarif Amerika,” ujar Airlangga saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1).

Baca juga:

Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran

Selain Airlangga, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri juga tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Pada kesempatan berbeda, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan kedatangan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tersebut untuk membahas kajian pencegahan korupsi.

“Betul, hari ini dijadwalkan agenda pembahasan di sektor pencegahan,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut Budi menambahkan bahwa kajian tersebut mengenai importasi di sektor energi.

Teranyar, Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menyebut tarif tersebut berlaku serta merta serta bersifat final dan mengikat meski belum ada rincian soal penerapannya.

Tercatat, total perdagangan Indonesia - Iran mencapai USD 206,9 juta dan tren dalam 5 tahun terakhir turun sebesar 19.31 persen.

Ekspor Indonesia ke Iran Ekspor Indonesia ke Iran tercatat sebesar USD 195,1 juta dan impor dari Iran mencapai USD 11,7 juta. Indonesia surplus sebesar USD 183,4 juta. (Pon)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan