MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merumahkan belasan ribuan siswa dari 34 sekolah di kawasan wisma atlet menuju venue, selama berlangsungnya Asian Games di Jakarta. Pelajar di 34 sekolah itu diliburkan untuk belajar di rumah dan lingkungannya.
"Dengan mempertimbangkan kepentingan memastikan berjalan baik maka kita akan mengubah anak anak di 34 sekolah ini selama sembilan hari belajar di rumah dan lingkungan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta.
Aturan khusus bagi 34 sekolah itu mulai dilaksanakan pada 21-31 Agustus, dengan sembilan hari efektif mereka belajar, kemudian tengah ada libur Idul Adha.
Dilansir Antara, dari kajian yang sudah dilakukan pada hari Rabu, selama hari-hari sekolah terlihat ada delapan rute pengantaran atlet dari wisma atlet ke venue. Rinciannya 9 sekolah berada di kawasan sekitar komplek wisma atlet dan 25 sekolah yang berada di lintasan keluar tol menuju venue.
"Dengan mempertimbangkan kepentingan memastikan berjalan baik maka akan mengubah anak anak di 34 sekolah ini selama sembilan hari belajar di rumah dan lingkungan," imbuh Gubernur.
Anies menambahkan untuk sekolah-sekolah lain misalnya di Rorotan, Cengkareng, Ciputat yang memang tidak ada kaitan dengan Asian Games berjalan seperti biasa. "Kalau pun ada hanya penyesuaian jam belajar," tegas dia.
Dari 34 sekolah ini total ada 17.000 siswa yang akan mengalami belajar di rumah dan lingkungan. "Daftar 34 sekolahnya ada, anti diumumkan sekaligus pengumuman kepala sekolah," kata Anies.
Menurut Anies, belasan ribu siswa itu juga takkan tertinggal pelajarannya karena Disdik akan koordinasi dengan kepala sekolah untuk mengatur kegiatan dan materi belajar mengajar selama dirumahkan.
"Waktunya cukup untuk guru mengatur penugasan di masa itu. Untungnya terjadi di masa awal semester sehingga implikasinya tidak terlalu besar," tandas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dicopot Presiden Jokowi itu. (*)