MerahPutih.com - Gubernur Jakarta, Anies Baswedan memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membantu proses pemakaman M. Idris, Ketua RW 08, di Jalan. Kebon Pala 1, Tanah Rendah, Gang 14, Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang meninggal usai menghadiri acara reuni 212 kemarin.
"Tadi baru saja kita takziah (melayat) atas wafatnya Ketua RW 08, Pak Niko Idris. Dari sisi kami, saya akan pastikan pada jajaran agar seluruh proses pemakaman hingga tuntas dibantu oleh Pemprov," kata Anies, dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Senin (3/12).
Anies berharap keluarga tidak terlalu terbebani peristiwa yang terjadi mendadak ini. "Insya Allah kami berikan ada bantuan dan juga yang lebih penting kita akan doakan almarhum, (serta) pemakaman besok berjalan dengan lancar," imbuh dia.
Gubernur mengatakan, semasa menjabat sebagai Ketua RW, M. Idris yang akrab dipanggil Niko Idris, merupakan sosok pemimpin yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap warga dan lingkungannya.
"Tadi saya sampaikan belasungkawa kepada istri almarhum dan juga dua putra putrinya, kita doakan Insya Allah khusnul khatimah, ditinggikan derajatnya di sisi Allah dan keluarga diberikan ketabahan," ungkap Anies.
Niko Idris lahir pada tanggal 19 Juli 1965. Menurut cerita pihak keluarganya, ia wafat dalam usia 53 tahun usai menghadiri kegiatan Reuni 212 di kawasan Monas, Minggu siang, sekitar pukul 11.10 WIB.
Pihak keluarga mendapat kabar duka melalui pesan elektronik dari rekan Niko Idris yang mendapati almarhum meninggal dunia setelah menghadiri kegiatan di Monas.
Niko Idris meninggal saat hendak mengeluarkan motor dari area parkir STIE YAI, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Almarhum meninggalkan satu orang istri, satu orang anak perempuan dan satu orang anak lelaki. (*)