MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan bantuan hukum kepada petugas ambulans yang ditahan Polda Metro Jaya karena diduga penyuplai batu saat aksi demonstrasi pelajar Rabu (25/9) kemarin di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
"Semua petugas kita yang bertugas dimana pun, bertugas di Jakarta kek, Jambi kek, akan kita dampingi secara hukum. Pemprov DKI akan selalu mendampingi mereka," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).
Baca Juga
Polisi Lakukan Penangkapan Massal, 570 Pelajar Sudah Diamankan
Mantan Menteri dan Pendidikan itu pun meminta kepada seluruh pihak untuk mengikuti proses lebih lanjut dan tidak terburu-buru dalam menyimpulkan. Saat kini Pemprov DKI tengah menunggu proses di polisi.
"Tapi saat ini jangan buru-buru menyimpulkan. Saat ini kita tunggu sampai informasi lengkap," tuturnya.
Meski demikian, Anies menuturkan, situasi yang dilalui oleh para tenaga medis di lapangan, bukanlah situasi yang mudah. Apalagi, mereka harus bekerja dalam keadaan dimana semua orang menjauh.
Mereka bekerja di tempat yang orang menjauhi. Saya menyampaikan apresiasi," tutup orang nomor satu di Jakarta itu.
Baca Juga:
Polisi Amankan Lima Ambulance Pemprov DKI yang Bawa Batu untuk Demonstran
Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah mengamankan 5 mobil ambulance yang diduga jadi penyuplai batu dan bensin saat terjadi aksi kerusuhan di sekitar rumah wakil rakyat.
Mobil tersebut, diamankan pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.14 di dekat Gardu Tol Pejompongan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pun memastikan hal itu, Kamis (26/9) pagi. (Asp)