Merahputih.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggunakan dukungan logistik serta donasi warga sebagai bekal mengikuti aksi penyampaian aspirasi tepat di depan Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (27/8).
Keberangkatan rombongan dari Jawa Tengah berlangsung secara swadaya berbekal kepedulian publik tingkat tinggi.
Swadaya dari teman-teman dan donasi dari masyarakat,
ujar Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok.
Botok juga menegaskan bahwa dana pemberangkatan massa menuju Jakarta murni hasil gotong royong tanpa sponsor kelompok tertentu.
Baca juga:
Ramai Isu Demo Besar, Polisi Siapkan Pola Pengamanan Aksi 27 Agustus
Sebanyak lima unit bus membawa rombongan pengunjuk rasa meramaikan penyampaian pendapat secara damai.
Perhatian luas dari berbagai kalangan menegaskan pentingnya agenda pemberantasan korupsi di tanah air.
"Ini bukti dukungan masyarakat kepada aspirasi hukuman mati koruptor dan segera disahkan RUU Perampasan Aset koruptor," tegas Supriyono.
Solidaritas terbukti kuat berpusat di sekitar lokasi kumpul peserta aksi. Sejumlah relawan dari luar daerah datang membagikan pasokan makanan serta air mineral kepada seluruh rombongan demonstran.
Desak Regulasi Anti Korupsi
Agenda utama pengunjuk rasa berfokus pada dua isu krusial. Konsolidasi lintas daerah bertujuan menyuarakan penolakan keras terhadap tindak kejahatan finansial negara. Botok menegaskan kehadiran rombongan bukan hasil paksaan atau bujukan elite politik mana pun.
"Ini adalah murni aspirasi rakyat Indonesia," tambah Supriyono.
Baca juga:
Mahasiswa Aliansi BEM Persatuan Se-Jakarta Raya Beri Respon Aksi Demo AMPB Pati
Keputusan menggelar aksi bertepatan dengan rencana elemen Jabodetabek menyuarakan tuntutan serupa. Gabungan gerakan lintas wilayah diharap mampu menekan pihak parlemen segera mengesahkan rancangan undang-undang krusial tersebut.
Dukungan penuh terhadap gerakan rekan sesama aktivis berujung pada penyatuan kekuatan aksi massa di depan pusaran kekuasaan.