Ahok Rela Mengalah Demi Kepentingan Bangsa

Selasa, 23 Mei 2017 - Zulfikar Sy

Terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencabut nota banding yang diajukan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Hal itu dinyatakan langsung pihak keluarga yang didampingi tim kuasa hukum Ahok saat menggelar konferensi pers di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/5).

"Pak Ahok mengalah demi kepentingan bangsa dan tanah air," kata I Wayan Sidarta, pengacara Ahok saat konferensi pers.

Ia menjelaskan, meski tidak puas dengan vonis majelis hakim, tapi keluarga menerima hal itu.

"Sejak awal kita ikuti sidang, tidak ada saksi fakta yang mampu membuktikan Pak Ahok menistakan agama, tiba-tiba Pak Ahok jadi tersangka dan terpidana," katanya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahkan tidak menjerat Ahok dengan pasal penodaan agama, melainkan dengan pasal alternatif 156 tentang penghinaan golongan.

"Jaksa menuntut Ahok dengan pasal penghinaan golongan, kami masih permasalahkan, golongan mana? Tiba-tiba divonis 2 tahun penjara," kata Wayan.

Namun berdasarkan diskusi keluaraga dengan kuasa hukum, Ahok mencabut banding.

"Pak Ahok itu orang yang kuat. Demi NKRI dan kebhinnekaan, Pak Ahok rela mengalah," tuntasnya. (Fdi)

Baca juga berita lain terkait pernyataan keluarga dan pengacara Ahok di: Tangis Veronica Meledak Saat Bacakan Surat Ahok, Begini Isinya

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan