Ahmad Muzani Ungkap Pesan Prabowo, Minta Kader Gerindra Tak Khianati Rakyat

Kamis, 06 Februari 2025 - Soffi Amira

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, kepada seluruh jajaran kader Gerindra agar jangan mengkhianati rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Muzani dalam sambutan acara bakti sosial dan syukuran puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra di selasar Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

"Ketua Umum Ketua Dewan Pembina berkali-kali mengingatkan perjuangan kita untuk rakyat, janganlah sekali-kali kita jauh dari rakyat, apalagi kita mengkhianati rakyat," kata Muzani dalam sambutannya.

Pernyataan itu didasari Ketua MPR RI tersebut, lantaran kemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI di Pilpres 2024 karena dukungan rakyat.

Baca juga:

Bertemu di Solo, Ahmad Muzani Ngaku Udang Jokowi ke Kongres Gerindra 2025

"Kita sangat menyadari seperti yang berulang-ulang diingatkan oleh Ketua Umum Ketua Dewan Pembina yang kini menjadi Presiden Republik Indonesia, kita besar karena rakyat, kita menang karena rakyat, dan kita terpilih karena rakyat," ujar dia.

Atas hal tersebut, Muzani menyinggung jika beberapa kali dalam pidatonya, Prabowo selalu mengutarakan keinginan untuk bisa memberantas kemiskinan.

Ia mengatakan, Prabowo memiliki keinginan agar Indonesia bisa menjadi negara yang makmur rakyatnya, dengan memanfaatkan kekayaan alam.

"Beliau berpikir pertanian yang luas, tanah yang subur, tambang yang banyak, kekayaan alam yang luar biasa harusnya digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia," kata dia.

Baca juga:

Prabowo Ingin Singkirkan Pejabat yang Tak Pro Rakyat, Mensesneg: Tidak Ada Reshuffle

Terakhir, Muzani membeberkan pesan Prabowo Subianto saat dilantik menjadi Presiden RI pada Oktober 2024 lalu. Ia mengklaim, kekuasaan yang dimiliki Prabowo sebagai Presiden RI akan digunakan bagi kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

"Maka kemenangan Prabowo Subianto menjadi Presiden, hendaklah tidak mengubah sikap kita menjadi sikap adigang, adigung, adiguna, sopo siro, sopo ingsun," tandas dia. (Asp)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan