7 Seni Mengatasi Post-Vacation Blues bagi Pekerja Kantoran

Kamis, 27 April 2017 - Rina Garmina

Mengisi libur panjang dengan traveling ke luar kota memang menyenangkan. Beban berat seolah menghilang selama vakansi. Namun, begitu libur usai, tidak sedikit pekerja kantoran yang mengalami post-vacation blues. Tanda-tanda Anda mengalami post-vacation blues ialah muncul rasa malas atau berat saat harus kembali pada rutinitas dan pekerjaan serta selalu terbayang-bayang kenangan selama melancong.

Perubahan mood seperti itu biasanya terjadi bila liburan dilakukan dalam jangka waktu lama dan aktivitas yang dilakukan benar-benar menyenangkan. Jangan biarkan suasana hati Anda memburuk hingga akhirnya mengganggu performa kerja. Ada seni mengatasi kemalasan usai liburan. Berikut penjelasannya.

Setumpuk pekerjaan yang harus kembali ditangani usai liburan (Foto: pixabay.com)

1. Datang ke kantor lebih pagi

Boro-boro mau kerja. Membayangkan tumpukan tugas kantor saja sudah membuat Sahabat Merahputih resah. Yang ada di benak Anda hanyalah ke kantor bertemu dengan teman-teman, lalu menceritakan betapa serunya perjalanan liburan yang baru dilakukan. Padahal Sahabat Merahputih harus tetap profesional. Meski malas melanda, tugas kantor tetap harus dinomorsatukan saat jam kerja. Usir rasa malas dengan datang lebih pagi ke kantor, sebelum rekan kerja tiba. Cara ini akan membuat Anda lebih tenang dan tidak terkejut sebelum kembali bekerja.

2. Buat daftar pekerjaan

Rasa malas seringkali membuat pekerjaan jadi kacau dan tidak terarah. Cegah hal itu dengan membuat daftar pekerjaan yang harus dilakukan pada hari pertama masuk kerja. Dengan begitu, Anda tahu tugas kantor mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

3. Periksa e-mail

Selama liburan, Anda mungkin tidak sempat membuka dan membalas e-mail. Apalagi bila Anda telah mengaktifkan mesin penjawab otomatis yang menginformasikan pengirim e-mail kalau Anda sedang berlibur. Pada hari pertama masuk kerja, Sahabat Merahputih dapat mulai membaca dan membalas e-mail yang masuk. Diawali dengan membalas e-mail yang dinilai paling mendesak untuk dijawab.

4. Periksa pekerjaan yang ditinggalkan

Sebelum berlibur, Anda pasti telah berbagi tugas dengan rekan kerja atau anak buah. Saat mulai bekerja, pastikan semua tugas berjalan dengan baik.

5. Lapor

Bos mungkin tidak meminta Anda lapor saat kembali bekerja pascaliburan. Namun, sebagai bentuk penghormatan kepada atasan dan rekan kerja, Sahabat Merahputih sebaiknya memberi tahu mereka bahwa Anda telah kembali bekerja.

6. Bersihkan meja kerja

Terdengar janggal? Tapi, cara ini efektif untuk membersihkan pikiran Anda dan kembali terkoneksi dengan lingkungan kerja yang biasa. Sebab, saat kembali ke kantor setelah lama ditinggalkan dapat menimbulkan rasa aneh. Sahabat Merahputih bahkan bisa merasa tidak familiar dengan meja kerja dan cubicle Anda. Agar lebih bersemangat, letakkan souvenir dari tempat liburan di meja kerja Anda.

7. Berbagi foto

Mungkin terdengar narsis, tetapi jurus ini cukup ampuh untuk membuat Anda tetap semangat usai liburan. Pasang foto-foto liburan Sahabat Merahputih di Facebook, Twitter, Path atau blog, tak lama setelah Anda membereskan isi koper. Ingat, lebih sering Anda terkoneksi dengan tempat liburan, semakin berkurang mood negatif Anda. Jika perlu, segera buat rencana liburan baru agar Anda lebih bersemangat kerja karena sudah ada target liburan yang harus dicapai.

Rencanakan libur berikutnya dengan mengunjungi satu dari tujuh negara di Benua Eropa. Baca artikel 7 Negara Bebas Visa di Eropa untuk mengetahui negara mana saja yang bebas visa.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan