Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

400 SPPG Kena Kartu Merah dari BGN, 47 Gara-Gara Polemik Menu Ramadan

Wisnu Cipto - Selasa, 03 Maret 2026

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara operasional sekitar 400 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk memperbaiki kualitas layanan setelah ditemukan sejumlah kasus menonjol dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk temuan kasus keracunan makanan.

“SPPG yang mengalami kejadian menonjol. Artinya, yang masakannya menimbulkan sakit bagi anak,” kata Kepala BGN, Dadan Hindayana, usai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG di Semarang, Selasa (3/3).

Baca juga:

Hati-Hati Bos-Bos SPPG, KPK Sedang Petakan Celah Korupsi MBG

BGN juga menemukan SPPG yang belum membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL), belum mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta 47 SPPG yang kualitas menunya saat bulan Ramadan tidak memenuhi standar.

Kartu Merah

Ratusan SPPG itu yang dihukum kartu merah itu terpaksa absen beroperasi sementara waktu kini harus menjalani evaluasi, dan investigasi sebelum dinyatakan bisa beroperasi kembali.

“Mudah-mudahan, ke depan setelah kita stop, evaluasi, investigasi dan ketika nanti berjalan kembali sudah lebih baik,” imbuh Dadan.

Baca juga:

Alasan BGN Ngotot Berikan Insentif Rp 6 Juta Per Hari ke SPPG

Durasi Penyetopan Bervariasi

Dadan menambahkan waktu penyetopan operasi SPPG bervariasi bergantung hasil evaluasi. Paling singkat bisa tiga minggu, namun bisa lebih lama jika kasusnya kompleks.

“Contoh waktu (kasus) di Bogor itu dua bulan. Di Bandung itu hampir tiga bulan. Itu sangat tergantung besarnya kasus,” tandasnya, dilansir Antara. (*)

Baca Artikel Asli