Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN, Siap Terima Masukan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN, Siap Terima Masukan

Petugas SPPG di dapur MBG.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono berkomitmen menjalankan tugas secara sungguh-sungguh. Sudaryono ingin mengedepankan kolaborasi dan keterbukaan terhadap berbagai masukan dari masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Menurutnya, pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional tidak mungkin diselesaikan satu orang, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak.


“Kami bukanlah Superman. Tentu saja tidak mungkin saya menyelesaikan persoalan atau program ini sendirian. Kami bersama semua tim, baik yang aktif maupun seluruh stakeholder, ingin lebih banyak mendengar dan lebih banyak menerima masukan dari semua pihak,” ujar Sudaryono setelah dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7).


Ia mengatakan BGN membuka ruang seluas-luasnya bagi publik menyampaikan kritik, saran, maupun gagasan yang dapat memperkuat pelaksanaan program-program di bidang gizi. Setiap masukan, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi dalam proses pengambilan keputusan.


“Kalau barangkali ditemukan hal-hal yang janggal, ada ide-ide baru, kami siap menerima masukan dan menjadikannya bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan,” kata dia.



Baca juga:

Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Program MBG Harus Transparan, Tak Ada Ruang bagi Titipan Proyek


Sudaryono menilai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan komitmen jangka panjang. Ia menyoroti masih banyak anak di berbagai daerah yang memerlukan perhatian agar mendapatkan asupan gizi yang memadai demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.


“Ini merupakan program besar, program jangka panjang, dan saya siap mendengar semua aspirasi untuk kami pertimbangkan dalam mengambil keputusan,” tuturnya.


Lebih lanjut, Sudaryono menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Kepala BGN secara profesional dan berintegritas. Ia berjanji bekerja sebaik mungkin demi mendukung keberhasilan program-program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.


“Yakinlah, saya di detik ini berkomitmen untuk bekerja dengan sebaik-baiknya dan sebersih-bersihnya,” ujar Sudaryono.(Pon)

Baca juga:

Sudaryono Bahagia Terima Tanggung Jawab Jadi Kepala BGN, Minta Dukungan Seluruh Pihak





#Badan Gizi Nasional #Makan Bergizi Gratis #Sudaryono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
IDN menilai pemerintahan Prabowo-Gibran berada di jalur yang benar setelah dua tahun, tetapi menekankan perlunya evaluasi dampak MBG, Sekolah Rakyat, dan KDMP.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Bagikan