MerahPutih.com - Tiga pekerja proyek dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta PAM Jaya meninggal dunia setelah diduga mengalami keracunan gas saat bekerja di dalam gorong-gorong di Jalan Pintu 3 Keong Mas, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (9/7).
Baca juga:
Kelakar ke JK, Pramono Ogah Masuk Gorong-Gorong Saat Kerja Bakti
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Sudin Gulkarmat Jaktim), Abdul Wahid, menjelaskan timnya menerima laporan kejadian pada pukul 09.49 WIB.
Kami mengevakuasi korban keracunan gas di gorong-gorong sebanyak tiga orang meninggal dunia,
Kepala Seksi Operasi S Sudin Gulkarmat Jaktim, Abdul Wahid
Kronologi Evakuasi Dramatis di Ruang Terbatas
Saat dikonfirmasi media, Kamis (9/7), Abdul menjelaskan insiden bermula ketika seorang pekerja masuk ke gorong-gorong untuk melakukan pekerjaan. Saat berada di setengah tangga menuju dasar, korban tiba-tiba pingsan.
Baca juga:
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Melihat rekannya tidak sadarkan diri, pekerja lain berusaha menolong masuk ke gorong-gorong tetapi ikut pingsan diduga akibat menghirup gas beracun. Pekerja ketiga kemudian masuk untuk membantu, tetapi mengalami nasib serupa.
Pekerja proyek PAM (Jaya) sedang masuk gorong-gorong lalu setengah tangga pingsan, temannya menolong namun ikut pingsan juga, lalu masuk satu orang pingsan lagi, jadi total tiga orang,
Kepala Seksi Operasi S Sudin Gulkarmat Jaktim, Abdul Wahid
Pos Gulkarmat TMII segera mengerahkan dua unit penyelamat dengan kekuatan 12 personel. Petugas tiba di lokasi pukul 09.55 WIB dan memulai operasi penyelamatan pukul 10.00 WIB.
Baca juga:
Bau Got Menyengat di Kalideres, Pemkot Jabar Salahkan PAM Jaya
Evakuasi dilakukan dengan prosedur confined space rescue atau penyelamatan di ruang terbatas. Operasi berlangsung hingga pukul 11.55 WIB. Meski berhasil mengevakuasi korban, ketiga pekerja dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga:
Atasi Kemacetan Horor, Pramono Minta Proyek Galian Kelar Lebih Cepat
Investigasi Dugaan Gas Beracun
Hingga kini, penyebab pasti dugaan adanya gas beracun di dalam gorong-gorong masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dilansir Antara, tim teknis akan melakukan analisis kandungan udara di lokasi untuk memastikan jenis gas yang menyebabkan keracunan. (*)