MerahPutih.com - Lebih dari setengah juta penumpang akan terkena dampak dan ribuan penerbangan dibatalkan akibat aksi mogok kerja selama 24 jam di 11 utama Jerman pada Senin 10 Maret mendatang.
Asosiasi operator bandara Jerman ADV mengatakan sekitar 510.000 orang akan terkena dampak akibat pembatalan 3.400 jadwal penerbangan imbas aksi mogok kerja di bawah Serikat Pekerja Ver.di.
"Lalu lintas udara Jerman sebagian besar akan ditutup pada hari Senin," kata ADV, dalam pernyataan resminya dikutip dari Antara, Sabtu (8/3).
Aksi mogok massal pekerja bandara itu sebagai buntut dari perselisihan upah yang masih berlangsung antara serikat pekerja dan pemerintah federal serta pemerintah daerah.
Baca juga:
Senin 10 Maret, Operasional 11 Bandara Utama Jerman Terganggu 24 Jam Imbas Mogok Massal Buruh
Serikat ver.di menuntut kenaikan gaji sebesar 8 persen atau peningkatan upah bulanan minimum sebesar 350 euro (sekitar Rp 6,1juta) bagi anggotanya, serta kompensasi yang lebih baik untuk jam kerja tidak beraturan dan tambahan tiga hari cuti tahunan.
“Setelah dua putaran negosiasi tanpa adanya tawaran yang masuk akal dari pihak pemberi kerja publik, kami terpaksa melakukan aksi mogok,” demikian pernyataan serikat Ver.di, terkait aksi mogok awal pekan depan itu.
Untuk diketahui, aksi serikat pekerja Ver.di menggelar mogok massal selama 24 pada Senin lusa itu bukan yang pertama kali. Kamis 27 Februari lalu, mereka telah menggelar aksi mogok serupa selama 48 jam.
Baca juga:
Gangguan Komputer Landa Bandara Jerman, Pemeriksaan Penumpang Berjam-jam
Adapun, 11 bandara yang terdampak aksi mogok awal pekan depan itu meliputi Frankfurt, Munich, Berlin-Brandenburg, Hamburg, Cologne-Bonn, Dusseldorf, Dortmund, Stuttgart, Bremen, Hannover, dan Leipzig/Halle. (*)