Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang

Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026

MerahPutih.com - Per Senin (4/5), 17 korban tabrakan KRL dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo di dekat Stasiun Bekasi Timur masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan, 84 korban lainnya yang sempat dirawat sudah boleh pulang ke rumah.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangannya kepada media, Senin (4/5).

Baca juga:

Karangan Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Doa Mengalir untuk 16 Korban Kecelakaan Kereta

Mekanisme Klaim dan Trauma Healing

KAI juga menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Dokumen yang diperlukan meliputi bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening. Proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.

Selain itu, layanan trauma healing masih tersedia bagi pelanggan dan keluarga yang membutuhkan. Pengajuan dapat dilakukan melalui Posko Informasi di Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747. Pendampingan dimulai melalui telemedicine dan dapat dilanjutkan secara langsung sesuai kebutuhan.

Baca juga:

Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Naik Penyidikan, Polisi Temukan Unsur Pidana

Barang Bawaan dan Posko Informasi

KAI juga menangani barang bawaan pelanggan yang tertinggal saat kejadian. Hingga 4 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat 115 barang ditemukan, dengan 61 barang telah dikembalikan kepada pemilik dan 54 barang masih menunggu pengambilan. Seluruh barang diamankan dan didata melalui layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur.

“KAI menjamin setiap barang diproses melalui verifikasi yang cermat agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” tandas Anne. (Asp)

Baca Artikel Asli