Hobi

Tambah Estetik dengan Tanaman Hias dan Dekorasi Rumah dari Uniq Pla

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 14 Desember 2020
Tambah Estetik dengan Tanaman Hias dan Dekorasi Rumah dari Uniq Pla

Memulai bisnis tanaman sejak Maret 2020. (Foto: Instagram/Uniq Pla)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASA pandemi memunculkan berbagai macam bisnis, tak sedikit pula yang berawal dari hobi. Mulai dari diecast, food photography, hingga menjual ragam tanaman hias. Salah satunya adalah Ratna Dewi yang memanfaatkan hobinya menjadi sebuah bisnis tanaman hias. Diberi nama Uniq Pla, tempat ini menyediakan beragam tanaman hias dan dekorasi rumah yang menarik.

Siapa sangka, pandemi COVID-19 ternyata berhasil menciptakan bisnis baru lewat beragam hobi, salah satunya menanam. Sebuah kesempatan besar bagi para pedagang tanaman, ketika banyak bisnis lain cenderung menurun, bahkan gulung tikar. Saat ini, omset penjual tanaman hias melambung cukup tinggi dibandingkan sebelum pandemi.

Uniq Pla atau unique plant sendiri dibangun oleh Ratna sejak pandemi melanda Indonesia pada Maret 2020. Ia memanfaatkan waktu luang yang cukup panjang untuk memulai bisnis lewat hobi menanamnya. Ratna juga terinspirasi dari dari cara menanam yang semakin sederhana.

Baca juga:

Dari Hobi Hingga Survive Menjalankan Bisnis Diecast di Masa Pandemi

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Uniq Pla (@uniqpla)


Bisnis ini bahkan bisa dibilang menjadi sumber pundi-pundi baru. Ada berbagai tanaman hias yang bisa kamu beli di Uniq Pla, seperti kaktus sukulen, lili paris, kalatea, bira, dan syngonium wendlandii. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari 20 ribu kamu sudah bisa membawa pulang tanaman beserta potnya.

“Semua tanaman yang Uniq Pla punya ini kita dapat dari bibit, cangkok, stek, serta kebun milik teman saya,” ujar Ratna.

Makin Estetik dengan Tanaman Hias dan Dekorasi Rumah ala Uniq Pla
Uniq Pla juga menjual berbagai dekorasi rumah. (Foto: Instagram/Uniq Pla)

Siapa sangka, keberuntungan berpihak pada Ratna karena permintaan Uniq Pla terus berdatangan di masa pandemi COVID-19. “Banyak peningkatan karena menanam itu bisa bikin ketagihan,” ujarnya.

Untuk merawat tanaman hiasnya tetap tumbuh, Ratna rutin melakukan perawatan setiap hari secara teratur, seperti memberikan pupuk penyiraman sesuai cuaca, dan konsisten untuk cek satu per satu sesuai habitatnya. Omset yang ia dapatkan pun terbilang cukup besar untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga.

Baca juga:

'Survival Mode' Hadapi Pandemi ala Musisi Indonesia

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Uniq Pla (@uniqpla)


“Ya kalau dalam sebulan omset yang saya terima lima sampai enam juta,” kata Ratna. Ia juga mengaku pernah berkolaborasi dengan sesama penjual tanaman untuk meningkatkan bisnisnya.

Selain tanaman hias, Uniq Pla juga menjual berbagai dekorasi rumah, seperti pot anyman, karpet anyam, rak tanaman, hingga bangku. Uniknya, Ratna melayani pemesanan dari seluruh Indonesia.

Kamu enggak perlu takut barang pesananmu rusak atau cacat saat diterima. Pasalnya, Ratna sudah menyediakan bubble wrap, kardus, tisu, dan koran agar jauh lebih aman. Buat kamu yang ingin melihat dan membeli secara langsung, bisa datang ke Gg. Ampel 1 Ketapang, Cipondoh, Tangerang. (and)

Baca juga:

Fresh Graduate 'Survive' Membangun Firm Arsitektur di Tengah Pandemi

#Bisnis #Bisnis Online #Hobi #Tanaman Hias #Tanaman Unik
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Bagikan