Putri Keraton Yogyakarta Ungkap Peran Penting Perempuan dalam Tugas Kerajaan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 10 Maret 2022
Putri Keraton Yogyakarta Ungkap Peran Penting Perempuan dalam Tugas Kerajaan

Putri sulung Sri Sultan HB X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi. (Foto: kratonjogja)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUTRI sulung Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mengungkapkan, perempuan saat ini sudah banyak mengambil peran penting dalam dunia kerja dan kegiatan masyarakat. Ia mendorong seluruh perempuan di Indonesia untuk berani mengungkapkan pendapat dan mengambil peran penting di masyarakat dan negara.

Ajakan ini ia keluarkan dalam talkshow virtual International Relations UII in Conversation menyambut Hari Perempuan Internasional.

Baca Juga:

Pangeran Diponegoro Ledakan Perang Jawa yang Hampir Bikin Bangkrut Belanda

yogya
Mendorong seluruh perempuan di Indonesia untuk berani mengungkapkan pendapat dan mengambil peran penting di masyarakat dan negara. (Foto: kratonjogja)

Di dalam lingkungan Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi mengatakan perempuan sudah mengambil posisi dan peran strategis. Dirinya menceritakan pengalamannya selama menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parwabudaya.

Putri mahkota Keraton Yogyakarta ini menjelaskan kawedanan itu bertugas menjaga inti dari kebudayaan Keraton Yogyakarta meliputi merawat puluhan masjid milik keraton, petilasan, makam kagungan Dalem, hingga melestarikan dan mengedukasi masyarakat tentang tradisi seni klasik Jawa.

"Di Parwabudaya saya juga ngurusi masjid yang memang selama ini menjadi komunitas para pria tapi saya masuk di situ. Awal-awal saya masih susah diterima oleh komunitas pengurus masjid tapi saya pantang mundur," kata dia dalam keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (09/03).

Berkat kegigihannya selama lima tahun mengemban tugas itu, menurut Mangkubumi kini manajemen seluruh masjid keraton lebih baik.

"Sekarang lumayan lah sudah berjalan dengan baik meski perjuangannya cukup banyak karena kita bicara masjid dan saya perempuan yang masuk di situ," katanya.

Baca Juga:

Ilmuwan Prancis Memotret Masa Depan Wayang Golek

yogya
Perempuan di Indonesia mampu menunjukkan peran lebih banyak dalam pembangunan baik di daerah, tingkat nasional, bahkan dunia. (Foto: kratonjogja)

Contoh lainnya adalah peran permaisuri Keraton Yogyakarta, GKR Hemas sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD) RI. Dikancah nasional, peran dan kontribusi GKR Hemas sudah banyak diketahui publik.

Dalam momentum Hari Perempuan Internasional, Mangkubumi berharap perempuan di Indonesia mampu menunjukkan peran lebih banyak dalam pembangunan baik di daerah, tingkat nasional, bahkan dunia. Selain itu mengajak seluruh perempuan di Indonesia berani menyuarakan gagasannya sehingga lebih maju dan mampu berperan dalam pembangunan.

"Masih banyak sekali yang introvert, tidak berani apa-apa, apa-apa diam. Sekarang sudah enggak bisa lagi karena sudah tuntutan zaman bahwa perempuan harus maju," tegas wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) DIY.

Menurut dia, setiap perempuan harus memiliki keyakinan bahwa pada dasarnya semua orang memiliki kesempatan dan potensi yang sama baik laki-laki maupun perempuan. Meski mendorong perempuan mampu berperan lebih maju, menurut dia, sebagai masyarakat timur tetap harus sadar dengan tugas yang dimiliki sebagai perempuan atau ibu rumah tangga.

"Kalau bahasa Jawanya maju tapi jangan kemajon (kelewatan),"pungkasnya. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Tarian Pererat Hubungan Jabar-Yogyakarta

#Yogyakarta #Wisata Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan