Sains

Peringatan NASA: Asteroid Besar Sedang Mengarah ke Orbit Bumi

Leonard Leonard - Rabu, 22 Juli 2020
Peringatan NASA: Asteroid Besar Sedang Mengarah ke Orbit Bumi

Memiliki tinggi sekitar 170 meter. (Foto: sciencemag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NASA melaporkan bahwa minggu ini akan mendekat ke Bumi, asteroid berukuran satu setengah kali lebih besar dari London Eye. Para pakar di NASA menyebutnya sebagai “potensi berbahaya".

Dilansir laman Daily Star, para ilmuwan NASA menamakan benda angkasa itu sebagai asteroid 2020ND. Ukuran asteroid itu, memiliki tinggi 170 meter dan mendekati Bumi pada hari Jumat, 24 Juli ini.

Baca juga:

Tiga Negara Eksploitasi Planet Mars Bulan Juli ini

london
Ukurannya 1,5 kali lebih besar dari wahana London Eye. (Foto: Unsplash/Miltiadis Fragkidis)

NASA menyebutkan, asteroid ini akan datang hanya dalam 0,034 unit astronomi (AU) dari planet kita. “Potentially Hazardous Asteroids (PHAs) saat ini didefinisikan berdasarkan parameter yang mengukur potensi asteroid melakukan pendekatan yang mengancam ke Bumi,” jelas NASA.

Secara khusus, semua asteroid dengan jarak persimpangan orbit minimum (MOID) 0,05 au atau kurang, dianggap PHA.

NASA mengatakan di situs web Jet Propulsion Laboratory (JPL), ada komet dan asteroid yang didorong oleh gaya tarik gravitasi planet terdekat menjadi orbit yang memungkinkan mereka memasuki lingkungan Bumi.

Baca juga:

Komet C/2020 Melintas Bumi Mengejutkan Dunia Astronomi

2
Asteroid didorong oleh gaya gravitasi planet terdekat. (Foto: theguardian)

Planet luar raksasa (Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) terbentuk dari penggumpalan miliaran komet dan sisa serpihan dari proses pembentukan ini.

Demikian juga asteroid sekarang ini, adalah potongan-potongan yang tersisa dari aglomerasi awal planet-planet bagian dalam yang mencakup Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

NASA menyebutkan bahwa, minat ilmiah pada komet dan asteroid sebagian besar disebabkan oleh status mereka sebagai puing-puing sisa yang relatif tidak berubah. Berasal dari proses pembentukan tata surya sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. (lgi)

Baca juga:

Cahaya Merah Misterius Terdeteksi di Pusat Bima Sakti

#Komet #Asteroid #NASA
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Indonesia
Profil Bayu Risanto SJ, Ilmuwan Atmosfer Asal Bogor Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Sejak Juli 2024, Bayu Risanto SJ bergabung dengan Vatican Observatory, lembaga riset astronomi tertua di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Profil Bayu Risanto SJ, Ilmuwan Atmosfer Asal Bogor Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Indonesia
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia
Ilmuwan sekaligus imam Yesuit asal Indonesia, Christoforus Bayu Risanto, SJ, resmi diabadikan sebagai nama sebuah asteroid.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia
Indonesia
Bayu Risanto Imam Yesuit Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid di Orbit Mars dan Jupiter
Christoforus Bayu Risanto SJ, imam Yesuit asal Indonesia, resmi diabadikan sebagai nama asteroid yang terletak di antara orbit Mars dan Jupiter.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Bayu Risanto Imam Yesuit Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid di Orbit Mars dan Jupiter
Fun
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Interstellar comet 3I/ATLAS milik NASA melintas dekat Bumi. Berasal dari luar tata surya dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun.
ImanK - Minggu, 21 Desember 2025
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi
Bagikan