Kesehatan

Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 31 Maret 2020
Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang?

Pen digunakan untuk menahan tulang, bukan membantu penyembuhan tulang. (Foto: Spine Universe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT seseorang mengalami patah tulang yang cukup parah, dokter biasanya merekomendasikan pasien untuk menggunakan pen. Bukan pulpen, melainkan salah satu jenis implan yang digunakan untuk memperbaiki kerusakan tulang, misalnya saat tulang retak atau tulang patah. Pen dirancang untuk tetap di dalam tubuh selamanya. Namun di beberapa kondisi, pen perlu dikeluarkan dari tubuh.

Baca juga:

Sering Membunyikan Sendi Tulang? Ini Dampaknya

Penggunaan pen pada patah tulang tidak membantu tulang untuk sembuh lebih cepat. Pen lebih berfungsi untuk menahan tulang pada posisi yang benar selama penyembuhan.

Semakin muda usia seseorang maka akan semakin cepat pula sembuhnya. Asupan nutrisi juga diperlukan untuk membantu penyembuhan tulang. Secara umum, proses penyembuhan tulang rata-rata enam sampai delapan minggu.

Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang?
Proses peyembuhan tulang membutuhkan waktu yang lama. (Foto: Orthpaedic Associates)

Melansir dari laman Alodokter, ada beberapa alasan mengapa cabut pen perlu dilakukan. Karena terbuat dari logam, pen dapat menyebabkan penggunanya alergi, patah tulang, atau gangguan lain pada tulang.

Selain itu, karena pasien itu sendiri yang meminta untuk mencabut pen dengan alasan takut menimbulkan masalah jika melewati alat pendeteksi logam saat pemeriksaaan keamanan.

Baca juga:

Makanan Bernutrisi yang Diperlukan Saat Alami Patah Tulang



Ada beberapa tanda yang menunjukkan pen bermasalah, seperti nyeri di lokasi pen dipasang dan rasa tidak nyaman, misalnya teraba gesekan pen di bawah kulit. Ketika pen dicabut, pasien dapat beraktivitas dengan normal.

Lalu, bagaimana prosedur cabut pen dilakukan?

Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang?
Ada beberapa langkah yang dilakukan dokter saat operasi berlangsung. (Foto: Pixabay/sasint)

Saat memasang atau mencabut pen, hal tersebut akan dilakukan oleh bagian bedah ortopedi di rumah sakit dan dilakukan oleh dokter spesialis bedah tulang. Sebelum operasi pencabutan pen dilakukan, pasien akan dibius, baik bius lokal atau bius minum. Bius tersebut berfungsi untuk membuat pasien tertidur selama operasi.

Ketika operasi, dokter bedah akan membuka kulit melalui sayatan lama atau membuat sayatan baru. Baru kemudian pen akan diangkat. Selain itu, dokter juga dapat melakukan tindakan lain jika diperlukan.

Misalnya, mengangkat jaringan yang terinfeksi. Jika tulang belum sembuh, prosedur tambahan juga dilakukan, misalnya prosedut cangkok tulang. Terakhir, dokter akan menjahit luka sayatan operasi di kulit dan membalutnya dengan perban.

Sebelum ingin mencabut pen, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan mempertimbangkan manfaat dan risiko dari tindakan ini. (And)

Baca juga:

Makanan untuk Penyembuhan Cedera Tulang Belakang

#Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Patah Tulang
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Indonesia
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Irma mendorong BPJS Kesehatan untuk bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 28 Agustus 2025
Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Dapat 'Lampu Hijau' DPR, Legislator Soroti Pentingnya Keadilan Sosial dan Akurasi Data Penerima Bantuan Iuran
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis Dinilai Langkah Maju untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Program ini bertujuan memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat secara cuma-cuma
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Februari 2025
Cek Kesehatan Gratis Dinilai Langkah Maju untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Indonesia
DPR Minta Nakes yang Terlibat Program Cek Kesehatan Gratis Punya Kompetensi
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Februari 2025
DPR Minta Nakes yang Terlibat Program Cek Kesehatan Gratis Punya Kompetensi
Indonesia
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diharap Mencakup Seluruh Penyakit di Setiap Tingkat Usia
Banyak orang yang tidak mendaftarkan akun karena data nama tidak sesuai dengan data KTP
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Februari 2025
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diharap Mencakup Seluruh Penyakit di Setiap Tingkat Usia
Indonesia
Besok Pemkot Solo Mulai Terapkan Cek Kesehatan Gratis di 17 Puskesmas
PKG merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Minggu, 02 Februari 2025
Besok Pemkot Solo Mulai Terapkan Cek Kesehatan Gratis di 17 Puskesmas
Bagikan