Menag Gus Yaqut Punya Tugas Berat Meredam Intoleransi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 Desember 2020
Menag Gus Yaqut Punya Tugas Berat Meredam Intoleransi

Menteri Agama Yaqut Choliil Qoumas (kiri), Menteri Agama 2019-2020 Fachrul Razi (tengah) di sela serah terima jabatan di Kementerian Agama, Jakarta, (23/12/2020). (Foto: Kemenag).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) memiliki tugas berat dalam menjalankan amanatnya. Salah satunya adalah menyikapi berbagai intoleransi di Indonesia yang dibungkus dengan label keagamaan.

Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta menilai, tantangan bagi Gus Yaqut dalam memimpin Kementerian yang membidangi sektor keagamaan adalah manuver kelompok teroris.

Menurut dia, mereka tak jarang menggunakan “baju agama” sebagai upaya melegitimasi gerakan kejahatan mereka tersebut.

Baca Juga:

Yaqut Cholil Minta Agama Jangan Dijadikan Alat Politik Menentang Pemerintah

"Kelompok teroris menggunakan kedok agama sebagai pembenaran, ini juga harus menjadi perhatian Menteri Agama,” tutur Stanislaus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/12).

Ia memberikan saran kepada Gus Yaqut, agar tidak selalu menggunakan cara-cara yang keras untuk menghadapi kelompok semacam itu.

Menurut Stanislaus, salah satu langkah yang bisa dipilih adalah dengan mengupayakan pendekatan dialog dalam rangka meluruskan perspektif yang mungkin salah. Lalu merangkul mereka untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara yang lebih baik lagi ke depannya.

"Perlu mengedepankan dialog terhadap semua komponen masyarakat di Indonesia terutama ormas keagamaan," tuturnya.

Setidaknya kata Stanislaus, pendekatan dialog ini juga bisa menjadi ajang untuk memberikan pemahaman kepada kelompok yang tidak sependapat dengan Pancasila. Hal ini agar mereka bisa kembali memeluk Indonesia sebagai negara kesatuan yang berdaulat.

"Dialog sangat penting dilakukan terutama terhadap pihak yang intoleran dan bertentangan dengan ideologi Pancasila terutama untuk mengembalikan mereka arah yang benar," ujarnya.

Namun jika memang pendekatan dialog itu tidak bisa diterapkan kepada mereka, maka pendekatan hukum bisa ditempuh.

“Ketika tidak bisa diajak dialog maka baru menggunakan pendekatan hukum,” tutup Stanislaus.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sempat memberikan arahan kepada jajaran Kemenag di hari pertamanya bekerja. Dia mewanti-wanti jangan sampai perlakuan diskriminatif atas nama agama justru muncul dari Kemenag.

Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Antara).
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Antara).

"Saya tidak ingin dari kementerian ini justru muncul cara-cara diskriminatif antara satu (agama) dengan yang lain," tegas Gus Yaqut.

Alumni Sosiologi Universitas Indonesia (UI) ini pun berjanji segera bakal mengumpulkan jajarannya guna mewujudkan cita-cita tersebut ke dalam program nyata.

Pria yang tumbuh di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, mengajak jajaran Kemenag meningkatkan apa yang sudah menjadi peninggalan dan warisan dari Fachrul Razi.

"Apa yang dilakukan Pak Fachrul yang saya dengar, saya amati, saya lihat sudah sangat luar biasa. Mari kita pertahankan, dan kita buat lebih baik lagi," tutup Gus Yaqut. (Knu)

Baca Juga:

Sosok Gus Yaqut Simbol Kembalinya Kementerian Agama ke Tangan Kaum Nahdliyin

#Kemenag #Kasus Intoleransi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
KPK mendalami dugaan aliran dana dari penyelenggara ibadah haji khusus kepada pihak Kementerian Agama dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Indonesia
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Pemerintah menjamin bahwa seluruh aset finansial rumah ibadah tetap berada di bawah kendali penuh pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Penerbitan KMA ini sekaligus merespons Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Indonesia
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila yang menjamin keberagaman dan menjadi rumah bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Potongan pernyataannya yang viral terkait zakat 2,5 persen bukan berarti dirinya menganggap zakat tidak wajib.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Sidang isbat akan melibatkan pakar astronomi dari BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Bagikan