Kata Anies Kenapa Kasus COVID-19 Jakarta Masih Tinggi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 24 November 2020
Kata Anies Kenapa Kasus COVID-19 Jakarta Masih Tinggi

Petugas memakaikan masker kepada warga pelanggar protokol kesehatan, kawasan Jalan Menteng Atas, Jakarta, Selasa (29/9/2020).(ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peningkatan kasus COVID-19 di Jakarta dikarenakan mobilitas masyarakat di luar rumah masing tinggi.

Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada warga untuk tetap berada di dalam rumah bila tak ada keperluan sangat mendesak.

"Makin tinggi warga berada di luar rumah, makin tinggi peningkatan kasus," tutur Anies di Jakarta, Selasa (24/11).

Baca Juga:

425 Ribu Warga Berhasil Sembuh dari COVID-19

Di samping itu juga, kata Anies, adanya libur panjang pada akhir Oktober 2020 lalu cukup berpengaruh dengan naiknya kasus corona di Jakarta. Pada 28-30 Oktober 2020, ada long weekend Maulid Nabi dan cuti bersama.

"Tapi ketika kita sudah mulai turun nih, tiba-tiba ada long weekend, kita tetap laksanakan, konsekuensinya kita sekarang mulai menyaksikan kenaikan lagi peak-nya," terangnya.

Warga kawasan Petamburan mengikuti tes cepat yang digelar Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). (ANTARA/Devi Nindy)
Warga kawasan Petamburan mengikuti tes cepat yang digelar Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Alumnus UGM ini mengatakan, pihaknya juga menyadari jika sumber dari persoalan ini ialah karena krisis kesehatan, karena itu harus diatasi dengan baik.

"Kita di Pemprov DKI, bagian kami 3T dijalankan sebaik-baiknya, karena bagaimana mungkin kita bisa meminta masyarakat pakai masker, kalau masyarakat tengok ke pemerintah dan tanya, do you do your homework? Bagaimana dengan testing Anda, tracing Anda, apakah Anda siapkan tempat untuk treatment, untuk isolasi," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Cerita Wakapolsek Tanah Abang Sembuh dari COVID-19

#Virus Corona #DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Menurut Pramono, Indonesia menganut negara demokrasi. Oleh karena itu, siapa saja boleh berpendapat dan berekspresi di muka umum.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Marak di Jakarta, Gubernur Pramono: Asal tak Rusak Fasum
Indonesia
Puluhan Orang Ditangkap Imbas Ricuh Pengosongan Hotel Sultan, Polisi: Mereka Dimobilisasi
Orang-orang yang diduga memantik kericuhan saat eksekusi tersebut merupakan orang luar.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Puluhan Orang Ditangkap Imbas Ricuh Pengosongan Hotel Sultan, Polisi: Mereka Dimobilisasi
Indonesia
GBK Sebut Lahan Hotel Sultan Bisa Digunakan Semua Masyarakat setelah Eksekusi
Aset tersebut akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
GBK Sebut Lahan Hotel Sultan Bisa Digunakan Semua Masyarakat setelah Eksekusi
Indonesia
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Pelaksanaan SPMB telah berlangsung mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan Jakarta-Singapura dalam bidang investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Gubernur Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Transportasi
Indonesia
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Pungli mencederai pelaksanaan SPMB yang seharusnya berjalan bebas dari biaya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Indonesia
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
SPMB 2026/2027 disiapkan untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
SPMB DKI Tampung 245.980 Murid, Disdik Pastikan tak Ada Pungutan Biaya
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan
Setiap tindakan kriminal harus ditindak secara tegas, jangan sampai terjadi pembiaran bagi pelaku sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat luas.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan
Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Pemprov DKI didorong melakukan pengawalan dan pengawasan yang ketat terhadap program tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
DPRD DKI Ingatkan jangan Sampai Ada Pungli dalam Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Bagikan