Dokter-Dokter di AS Terkejut Cepatnya Corona Renggut Nyawa Para Pasien

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 09 April 2020
Dokter-Dokter di AS Terkejut Cepatnya Corona Renggut Nyawa Para Pasien

Anggota militer Amerika Serikat memakai masker pelindung tiba di Jacob K. Javits Convention Center. ANTARA FOTO/REUTERS/Eduardo Munoz/aww/cfo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Negara Bagian New York, pada hari Rabu (8/4), melaporkan jumlah kematian tertinggi akibat virus corona dalam satu hari. New York merupakan wilayah yang paling parah terdampak COVID-19 di Amerika Serikat.

Dokter dan perawat veteran pun syok dengan kecepatan virus corona yang membuat pasien sekarat.

Baca Juga:

Kasus Corona Capai 13.717, Brazil: Kami Butuh 40 Juta Masker dari Tiongkok

Jumlah kasus virus corona di negara bagian New York saja mendekati 150.000 pada hari Rabu, bahkan ketika pihak berwenang memperingatkan bahwa negara bagian itu mungkin mengecilkan jumlah sebenarnya.

"Setiap angka adalah wajah seseorang," kata Gubernur New York Andrew Cuomo, yang memerintahkan mengibarkan bendera setengah tiang kepada staffnya di seluruh New York sebagai aksi untuk mengingat jumlah korban, dikutip Antara.

"Virus ini menyerang yang rentan dan menyerang yang lemah dan itu tugas kita sebagai masyarakat untuk melindungi yang rentan."

Dokter dan perawat mengatakan, itu bukan hanya bisa terjadi padi lansia atau pasien dengan kondisi kesehatan dengan penyakit penyerta. Itu bisa terjadi pada kaum muda dan juga mereka yang sehat.

Seorang pelanggan (kiri) yang mengenakan masker berjalan memasuki sebuah pasar swalayan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, Sabtu (4/4/2020). Hingga Sabtu (4/4) pukul 15.40 waktu setempat atau Minggu (5/4) pukul 02.40 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 300.000 kasus, menurut data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. ANTARA FOTO/Xinhua/Liu Jie/pras.
Seorang pelanggan (kiri) yang mengenakan masker berjalan memasuki sebuah pasar swalayan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, Sabtu (4/4/2020). Hingga Sabtu (4/4) pukul 15.40 waktu setempat atau Minggu (5/4) pukul 02.40 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 300.000 kasus, menurut data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. ANTARA FOTO/Xinhua/Liu Jie/pras.

"Pasien terlihat baik-baik saja, merasa baik-baik saja, beberapa menit kemudian terjadi perubahan mendadak dan mereka tidak bisa merespon," ujar Diana Torres, seorang perawat di Rumah Sakit Mount Sinai di kota New York, pusat pandemi di Amerika Serikat, di mana virus telah menginfeksi lebih banyak dari 415.000 orang.

"Itu membuatku takut keluar dari kamar mereka."

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan 779 orang meninggal pada hari kemarin.

Sementara itu, Gubernur New Jersey Phil Murphy melaporkan 275 orang meninggal.

Total jumlah korban meninggal akibat COVID-19 dari New York dan New Jersey itu melebih catatan hari sebelumnya.

Meskipun penghitungan jumlah korban suram, Cuomo mengatakan tren keseluruhan masih tampak positif. Cuomo mengutip penurunan rawat inap baru dan data lainnya yang menunjukkan bahwa New York bisa mengontrol tingkat infeksi virus corona.

Baca Juga:

Kasus Positif Corona di Afrika Capai 10.000 Lebih

Cuomo mengatakan jumlah kematian akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang karena pasien-pasien yang sakit kritis akhirnya meninggal dunia, meskipun mereka telah dirawat di rumah sakit selama lebih dari seminggu dan menggunakan mesin ventilator untuk membantu bernafas.

Kematian akibat virus corona di AS mencapai 14.600 pada hari Rabu, jumlah tertinggi kedua yang dilaporkan di dunia setelah Italia, menurut penghitungan Reuters. New York telah menyumbang hampir setengah dari mereka.

Pada pekan ini, jumlah kematian akibat virus corona kian mengkhawatirkan, di saat pemodelan yang dilakukan universitas terkemuka di AS mengurangi angka kematian akibat virus corona yang diproyeksikan sebesar 26 persen menjadi 60.000. (*)

Baca Juga:

Trump Suarakan Harapan di Tengah Masa Sulit COVID-19

#Virus Corona #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Dunia
Departemen Perang AS Butuh Rp 1,42 Kuadriliun Tutupi Biaya Operasi di Iran
Pimpinan Pentagon memperingatkan bahwa mereka mungkin akan kehabisan dana operasional pada musim panas ini
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Departemen Perang AS Butuh Rp 1,42 Kuadriliun Tutupi Biaya Operasi di Iran
Olahraga
Amerika Serikat vs Australia: Sejarah Pertemuan, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Amerika Serikat menyapu bersih kemenangan pada dua laga uji coba terakhir lewat performa impresif lini depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Amerika Serikat vs Australia: Sejarah Pertemuan, Prediksi Pemenang dan Prakiraan Pemain
Indonesia
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Kedua negara dan sekutunya juga berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer, menahan diri menggunakan kekuatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
14 Kesepahaman Amerika dan Iran Buat Akhiri Perang
Indonesia
DPR Sebut Perdamaian AS-Iran Bisa Tekan Harga Minyak dan Risiko Inflasi di RI
Penghentian konflik bersenjata jadi langkah penting untuk menjaga keamanan internasional dan mengurangi ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPR Sebut Perdamaian AS-Iran Bisa Tekan Harga Minyak dan Risiko Inflasi di RI
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Dunia
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 4,8 persen menjadi USD 83,18 (sekitar Rp 1,36 juta) per barel.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
 AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Olahraga
Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Kanada, Meksiko Puncaki Grup
Pencapaian apik Amerika Serikat dan Kanada mengikuti jejak sukses Meksiko di Grup A
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Kanada, Meksiko Puncaki Grup
Olahraga
AS Lumat Paraguay 4-1: Balogun Brace, Trivela Cantik dari Reyna Tutup Pesta Gol Tuan Rumah
Timnas AS membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Paraguay di Los Angeles Stadium
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
AS Lumat Paraguay 4-1: Balogun Brace, Trivela Cantik dari Reyna Tutup Pesta Gol Tuan Rumah
Olahraga
Prediksi Laga AS Vs Paraguay, Pedang Bermata Dua Pemain ke-12 Tuan Rumah
Amerika Serikat menghadapi Paraguay di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Simak prediksi, statistik head to head, dan susunan pemain kedua tim.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Prediksi Laga AS Vs Paraguay, Pedang Bermata Dua Pemain ke-12 Tuan Rumah
Olahraga
Superkomputer Opta Prediksi Duel Ketat Laga AS Vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Superkomputer Opta memprediksi Amerika Serikat unggul tipis atas Paraguay di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Simak peluang kemenangan dan komentar pelatih.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Superkomputer Opta Prediksi Duel Ketat Laga AS Vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Bagikan