Ditawari Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Prediksi Fadli Zon Tak Akan Tolak

Eddy FloEddy Flo - Senin, 07 Oktober 2019
 Ditawari Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Prediksi Fadli Zon Tak Akan Tolak

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Nama politisi Gerindra Fadli Zon belakangan santer disebut-sebut bakal masuk jadi salah satu kandidat menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu diplot jadi menteri Kabinet Kerja Jilid II jika partainya bergabung dengan koalisi pemerintah.

Baca Juga:

Reaksi Fadli Zon tak Lagi Jabat Wakil Ketua DPR

Menurut pengamat politik Wempy Hadir, peluang bergabungnya Gerindra ke Kabinet Jokowi-Ma'ruf terbuka lebar. Konsekuensinya, seluruh kader Gerindra mempunyai kesempatan yang sama untuk duduk di kursi menteri jika partai pimpinan Prabowo Subianto itu merapat.

Pengamat Politik Wempy Hadir nilai Fadli Zon berpeluang masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf
Pengamat politik Wempy Hadir (MP/Kanu)

"Seperti Faldli Zon apakah nanti mau jadi menterinya Jokowi kalau Gerindra masuk dalam koalisi. Saya kira kader partai yag ditugasan oleh partai untuk menduduki posisi menteri tidak akan mungkin ditolak," ungkap Wempy kepada merahputih.com di Jakarta, Senin, (7/10).

Pengamat dari Indo Polling Network ini beranggapan, halnitu tak lepas dari adanya penugasan partai.

"Karena itu sifatnya penugasan partai, bukan individu. Bisa saja Fadli menolak, tapi kalau Pak Prabowo mengusung dia, kan ga bisa ditolak," jelas Wempy.

Wempy menambahkan, jika melihat dinamika yang ada serta komunikasi tingkat elit yang cukup mencair, maka kemungkinan itu sangat terbuka.

"Selain itu, Gerindra sendiri merupakan partai nasionalis atau memiliki semangat perjuangan yang sama dengan partai pendukung utama Jokowi saat ini," sebut Wempy.

Oleh sebab itu, soal kemungkinan Gerindra masuk dalam kekuasaan itu bisa saja terjadi.

Apalagi Jokowi ingin membangun pemerintahan yang kuat ke depannya.

"Dengan masuknya Gerindra sebagai anggota koalisi akan menguatkan posisi Jokowi dalam pemerintahan," terang ayah dua orang anak ini.

Namun jika Gerindra masuk dalam koalisi, maka bisa saja akan ada diskursus diantara partai yang sedari awal berjuang memenangkan Jokowi.

Baca Juga:

Alasan Prabowo Tunjuk Sufmi Dasco Gantikan Fadli Zon

"Sebab masuknya Gerindra bisa mempengaruhi posisi tawar partai koalisi serta dikurangnya jatah kekuasaan bagi partai koalisi. Jadi kecemburuan itu hal yang biasa terjadi,"ungkap Wempy.

Ia melihat dari dinamika politik serta demi terjadinya keseimbangan kekuasaan, posisi Gerindra akan sangat bagus untuk berada di luar pemerintahan.

"Selain itu, tantangan kebangsaan kita semakin kuat, kita Gerindra untuk tetap membentengi negara ini dari pengaruh kelompok yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi yang lain," tutup Wempy Hadir.(Knu)

Baca Juga:

Fadli Zon Tak Lagi Dipilih Prabowo Jadi Pimpinan DPR, Pengamat: Gaya Komunikasinya Vulgar

#Fadli Zon #Partai Gerindra #Pengamat Politik #Kabinet Kerja
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Bagikan