Candi Lawang, Tempat Wisata Sambil Belajar Sejarah

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 10 Januari 2019
Candi Lawang, Tempat Wisata Sambil Belajar Sejarah

Candi Lawang (Sumber: Instagram/panggihprast)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Candi ini memang tidak begitu besar, namun usianya tak bisa dibilang muda. Berada di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Candi Lawang merupakan peninggalan kerajaan Hindu ratusan tahun yang lalu.

Bagi yang ingin berwisata sambil belajar sejarah, tentu Candi Lawang menjadi salah satu pilihannya. Apalagi suasana cukup asri dengan dikelilingi pohon rindang. Meskipun butuh usaha keras untuk sampai karena meski ada di tengah desa, tempat ini lokasinya cukup jauh dari jalan raya.

Struktur candi

Kita bisa berwisata sambil belajar sejarah di sana (Sumber: Instagram/sidikpurnomo_)
Kita bisa berwisata sambil belajar sejarah di sana (Sumber: Instagram/sidikpurnomo_)

Jika diperhatikan dengan seksama, Candi Lawang memiliki struktur bangunan menyerupai Candi Prambanan, yakni tiga candi utama dan tiga candi perwara. Karena banyaknya jumlah candi, tempat ini lebih tepat disebut sebagai kompleks Candi Lawang.

Candi ini memiliki lima struktur bangunan yakni Candi Induk, Candi Prawira I, Candi Prawira II, Candi Prawira III dan Candi Prawira IV. Hanya saja Candi Induk yang masih tampak utuh mulai dari bagian batur, kaki candi hingga pintu, namun tanpa atap.

Candi ini pertama kali ditemukan oleh arkeolog asal Belanda di tahun 1972. Penamaan Candi Lawang juga karena pintu besar di Candi Induk. Dalam bahasa Jawa, Pintu berarti Lawang. Berdasarkan informasi Candi Lawang sampai saat ini masih dalam tahap pemugaran.

Sejarah candi

Candi Lawang merupakan peninggalan kerajaan Hindu (Sumber: Instagram/kalamaksara)
Candi Lawang merupakan peninggalan kerajaan Hindu (Sumber: Instagram/kalamaksara)

Belum ada yang bisa digunakan untuk menentukan kapan Candi Lawang dibangun. Tapi relatif periodesasinya bisa diketahui dari langgam candi. Berdasarkan karakteristik bagunan maka periodisasi Kompleks Candi Lawang sekitar 750-800 Masehi. Langgam Candi sendiri dilihat dari bentuk pembingkaian kaki dan bagian tubuh yang berbentuk genta dan setengah lingkaran.

Sementara latar belakang masyarakat yang membangun candi diketahui dari penemuan Yoni. Di agama Hindu, Yoni beserta lingga adalah identifikasi yang sangat signifikan. Lingga adalah objek pemujaan utama dan biasanya berada di atas Yoni. Lingga merupakan simbol Dewa Siwa dan Yoni merupakan simbol dari istrinya atau juga menggambarkan kesuburan.

#Boyolali #Candi
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai
Hal ini diketahui, bermula dari warga mengamankan seorang anak berinisial MAF diduga mengambil kotak amal masjid Desa Mojo, Andong
Frengky Aruan - Selasa, 15 Juli 2025
4 Anak Diduga Alami Kekerasan di Boyolali, Dikurung dan Dirantai
Indonesia
Ahli Arkeologi Khawatir Pemasangan Stairlift di Candi Borobudur, Bisa Rusak Struktur Candi
IAAI juga mengingatkan bahwa segala kegiatan di area Candi Borobudur harus mengikuti aturan hukum dan pedoman pelestarian, baik dari pemerintah Indonesia maupun dari lembaga internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Mei 2025
Ahli Arkeologi Khawatir Pemasangan  Stairlift di Candi Borobudur, Bisa Rusak Struktur Candi
Indonesia
353 Calon Jemaah Haji Kloter 1 AHD Diberangkatkan, Wagub Jateng: Jaga Nama Baik Bangsa
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen melepas langsung keberangkatan calon jemaah haji dari Asrama Haji Donohudan (AHD).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Mei 2025
353 Calon Jemaah Haji Kloter 1 AHD Diberangkatkan, Wagub Jateng: Jaga Nama Baik Bangsa
Indonesia
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Gunung Merapi ditutup karena berstatus naik level III yang dapat membahayakan jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Bagikan