Zinedine Zidane dan 4 Pemain Bintang yang Memutuskan Pensiun Dini

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 10 Oktober 2018
Zinedine Zidane dan 4 Pemain Bintang yang Memutuskan Pensiun Dini

Zinedine Zidane. Foto: Zimbio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada akhirnya, tak ada yang abadi. Kalimat tersebut juga berlaku di dunia sepak bola. Namun, beberapa di antara pemain memilih untuk menuju akhir lebih cepat.

Didier Drigba, Lucio hingga Florent Malouda menjadi pemain yang membuktikan bila usia bukanlah halangan. Mereka masih bergelut dengan si kulit bundar hingga berusia 40-an.

Namun, bukan hanya faktor kebugaran yang menjadi pendorong utama bagi para pemain spesial tersebut. Melainkan semangat yang tak pernah padam bahkan ketika teman sebaya sudah mulai menjauh dari sepak bola.

Zinedine Zidane. Foto: Zimbio

Beberapa legenda pada akhir 90-an hingga awal 2000-an masih ada yang bermain dan tak menunjukkan tanda-tanda pensiun. Namun, tak sedikit pula yang sudah mengakhiri kariernya lebih awal.

Latarnya beragam, mulai dari cedera, karier yang tak berkembang hingga kemampuan yang merosot. Namun, tak sedikit pula pemain yang memilih pensiun dengan mulut terkunci.

Tak pelak, wajar bila beberapa suporter melemparkan pertanyaan mengenai alasan di balik keputusan pensiun dini yang diambil pemain bintang. Seperti yang terjadi pada satu di antara gelandang terbaik dunia, Zinedine Zidane.

Bila memasukkan nama Zidane di dalam mesin pencari di Internet, akan bermunculan berbagai artikel mengenai tandukan pada Marco Materazzi saat Piala Dunia 2006. Hal itu memang menjadi titik hitam pada karier Zizou, namun tak lantas mencoreng tinta emas yang telah digoreskan sang pemain.

Pada saat masih aktif bermain, Zidane menjadi tulang punggung timnya. Ambil contoh saat membawa Real Madrid memenangi Liga Champions 2002. Tendangan spektakuler miliknya di laga final masih menjadi buah bibir hingga saat ini.

Zinedine Zidane. Foto: zimbio

Sedikit mundur ke belakang, pada level internasional, Zidane membuat tim nasional Prancis tak terbendung pada Piala Dunia 1998.

Pertandingan demi pertandingan berlalu, Zidane memutuskan berhenti usai gagal membawa Les Bleus menjadi yang terbaik pada Piala Dunia 2006. Saat itu, pemain yang memiliki jurus andalan melewati lawan dengan memasukkan bola ke sela kedua kaki tersebut berusia 34 tahun.

Selain Zinedine Zidane, siapa saja pemain bintang yang memutuskan pensiun dini? Berikut empat di antaranya:

1. Didier Deschamps - 32 tahun

Didier Deschamps. Foto: Zimbio

Didier Deschamps sering dianggap sebagai satu di antara geladang bertahan tim nasional Prancis terbaik sepanjang masa. Dia mengantarkan Les Bleus meraih titel Piala Dunia 1998. Selain itu, Deschamps merupakan satu-satunya orang yang mampu memenangi Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.

Pada masa selanjutnya, kemampuan Deschamps dapat dilihat dari pemain-pemain seperti N'Golo Kante, Claude Makelele dan Lassana Diarra. Selain Juventus, Deschamps pernah bermain di Chelsea, Marseille, dan klub LaLiga, Valencia.

Akan tetapi, Deschamps mengagetkan banyak pihak usai memutuskan pensiun pada 2001. Saat itu, sang pemain berusia 32 tahun. Sejumlah pihak menerka, keputusan diambil karena alasan cedera.

2. Jamie Carragher - 29 tahun

Jamie Carragher. Foto: Zimbio

Jamie Carragher membela Liverpool lebih dari 17 tahun hingga diklaim sebagai satu di antara pemain berlabel one man one club. Carragher mencapai puncak karier di Liverpool usai memenangi Liga Champions 2005. Saat itu, The Reds bangkit setelah sempat tertinggal 3-0 dari AC Milan.

Carragher memutuskan gantung sepatu dari sepak bola internasional pada 2007 atau saat berusia 29 tahun. Tak lama berselang, pria 40 tahun itu memutuskan kembali bermain untuk sementara waktu dan melakoni pertandingan ke-38 bersama timnas Inggris.

3. Marco Van Basten - 31 tahun

Marco van Basten. Foto: Zimbio

Marco van Basten dikenal sebagai satu di antara predator paling ganas di kotak penalti saat masih membela panji Ajax Amsterdam dan AC Milan. Dia mendulang lebih dari 300 gol selama berkarier.

Pemain asal Belanda itu punya kelebihan pada duel udara dan mampu mengoptimalkan peluang sekecil apa pun. Selain itu, Van Basten punya kehebatan lainnya yakni kharisma sebagai pemimpin.

Akan tetapi, saat berusia 28 tahun, Van Basten mengalami cedera pergelangan kaki yang membuat performanya menurun. Tiga tahun berselang, Van Basten memutuskan pensiun karena cedera tersebut kian menggrogoti kemampuannya.

4. Eric Cantona - 30 tahun

Eric Cantona. Foto: Zimbio

Meskipun sebagian besar kariernya diwarnai kontroversi, larangan bermain hingga gosip miring, namun tak bisa dimungkiri Cantona adalah satu di antara pemain yang pernah berada pada level tertinggi.

Bila masalah sikap tak disiplinnya disisihkan, Cantona menghadirkan sesuatu yang manarik bagi olahraga sejuta umat tersebut. Cantona terkenal dengan penampilan penuh semangat serta kemampuan individu di atas rata-rata.

Kemudian, pemain asal Prancis tersebut memilih mengakhiri kariernya sebagai pemain pada usia 30 tahun. Meskipun, bila melihat performanya saat itu, Cantona dinilai masih bisa bermain dua hingga empat tahun lagi.

Saat ini, Cantona dikenal sebagai aktor di negaranya. Kendati demikian, tendangan kung fu eks Manchester United tersebut masih menjadi satu di antara potret paling beken di sepak bola dunia. (*/Bolaskor)

#Zinedine Zidane
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Zidane Datang, Logo Federasi Sepak Bola Prancis Berubah Demi Tren Digital
Federasi Sepak Bola Prancis meluncurkan logo emas sehari setelah Zinedine Zidane resmi jadi pelatih Timnas. Identitas baru ini menandai era digital dan ambisi kejayaan Les Bleus.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Zidane Datang, Logo Federasi Sepak Bola Prancis Berubah Demi Tren Digital
Olahraga
Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih
Piala Dunia Jerman 2006 memegang rekor turnamen paling brutal sepanjang sejarah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih
Indonesia
Buffon Bongkar Detik-Detik Krusial Sundulan Zinedine Zidane ke Marco Materazzi di Final Piala Dunia 2006
Buffon menjadi pemain pertama yang bereaksi secara agresif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Buffon Bongkar Detik-Detik Krusial Sundulan Zinedine Zidane ke Marco Materazzi di Final Piala Dunia 2006
Indonesia
Presiden Prabowo dan Mas Didit Unggah Foto Bersama Zinedine Zidane dan Putranya di Sela WEF
Presiden juga sempat bertukar obrolan bersama Zidane untuk menanyakan capaian karir Theo di usianya yang menginjak 23 sekarang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
 Presiden Prabowo dan Mas Didit Unggah Foto Bersama Zinedine Zidane dan Putranya di Sela WEF
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Enggak Ada Angin dan Hujan, Tiba-Tiba Zinedine Zidane Tangani Timnas Indonesia
Dia meminta publik agar bersabar menanti
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Enggak Ada Angin dan Hujan, Tiba-Tiba Zinedine Zidane Tangani Timnas Indonesia
Olahraga
Zinedine Zidane Mau Kembali Melatih, Sayangnya Juventus tak Masuk Daftar Prioritas
Zinedine Zidane sudah siap kembali melatih. Namun, ia menolak untuk melatih Juventus. Ia kemungkinan akan menjadi pelatih timnas Prancis.
Soffi Amira - Selasa, 14 Oktober 2025
Zinedine Zidane Mau Kembali Melatih, Sayangnya Juventus tak Masuk Daftar Prioritas
Olahraga
Zinedine Zidane Tegaskan Tidak akan Melatih Fenerbahce, Bukan Bagian dari Rencananya
Zinedine Zidane menegaskan, dirinya tidak akan melatih Fenerbahce. Ia hanya ingin melatih timnas Prancis.
Soffi Amira - Selasa, 09 September 2025
Zinedine Zidane Tegaskan Tidak akan Melatih Fenerbahce, Bukan Bagian dari Rencananya
Olahraga
Bangkrut, Bordeaux Turun Kasta Jadi Klub amatir
Bordeaux pernah diperkuat pemain beken dunia sekaliber Zinedine Zidane, Bixente Lizarazu, Christophe Dugarry, serta gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juli 2024
Bangkrut, Bordeaux Turun Kasta Jadi Klub amatir
Bagikan