Yuk, Rutin Periksa Anabul ke Dokter Hewan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 23 Februari 2023
Yuk, Rutin Periksa Anabul ke Dokter Hewan

Rutin periksa anabul ke dokter hewan. (Foto: Unsplash/Cristian Castillo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANABUL yang lucu kerap kali menjadi penghilang lelah setelah seharian beraktivitas. Pulang ke rumah, mereka sudah menyambutmu di depan pintu untuk mengajak bermain atau sekadar memanjakan diri.

Meski sibuk dengan aktivitas, sempatkan diri untuk membawa anabul periksa kesehatan ke dokte rhewan, utamanya saat usia anabul sudah dewasa. Hal tersebut disampaikan oleh dokter hewan sekaligus Corporate Affairs Manager PT Royal Canin Indonesia Novi Wulandari.

“Memang disarankan itu kan setahun dua kali. Kadang ada juga dokter yang bilang sehat jadi enggak apa-apa setahun sekali. Cuma disarankan memang buat hewan yang usianya sudah senior, baik itu anjing atau kucing, itu lebih sering (memeriksakan kesehatannya)," kata Novi, seperti dilansir ANTARA, Selasa (21/2).

Sebab, anabul berusia dewasa perlu dicek fungsi organnya mengingat usianya yang sudah tua. "Terutama ginjal dan hati," sambungnya.

Baca juga:

Bikin Anabul Kesayangan Mood Selalu

Yuk, Rutin Periksa Anabul ke Dokter Hewan
Anabul berusia dewasa perlu dicek fungsi organnya mengingat usianya yang sudah tua. (Foto: Unsplash/Alexander London)

Khusus untuk kucing, pawparents sebaiknya lebih rajin melakukan pemeriksaan mengingat sifat kucing yang cenderung tak menunjukkan penyakitnya.

“Kucing itu menyembunyikan ya. Kalau dia sakit itu dia tidak akan menampakkan kalau dia sakit. Makanya kucing liar atau kucing dilepas liarkan, kalau sudah lama nggak kelihatan, kemungkinan dia sudah tidak ada (meninggal). Karena kucing biasanya kalau sudah tau kapan saatnya dia pergi, dia akan mencari tempat yang nggak akan dilihat orang," kata Novi.

Baca juga:

Aneh-Aneh Kebiasaan Anjing

Yuk, Rutin Periksa Anabul ke Dokter Hewan
Perhatikan asupan nutrisi anabul. (Foto: Unsplash/Mathew Coulton)

Pemeriksaan anabul akan disesuaikan dengan tahapan hidupnya masing-masing, yang pada umumnya meliputi vaksin tahun pertama, pemeriksaaan anti parasit, kutu, dan cacing. Setelah itu dilanjutkan pemeriksaan fisiologis seperti telinga, mulut, hidung, mata, dan otot.

Novi pun memberikan tips untuk menjaga anabul saat musim pancaroba, salah satunya dengan memperhatikan asupan nutrisinya.

“Satu kondisinya harus bagus. Sama kayak kita menjaga anak kecil. Nutrisi harus bagus. Kemudian kurangi lingkungan ang tidak mendukung, yang bikin mereka stres," kata Novi.

Direktur Royal Canin Indonesia Andrian Donny menilai bahwa kualitas kehidupan hewan peliharaan juga tergantung dari kemampuan finansial pemiliknya.

“Kualitas kehidupan hewan kesayangan itu tergantung juga dengan kemampuan finansial manusianya. Jadi, buat yang tidak berencana untuk dibiakkan, kami sangat menganjurkan untuk disteril,” ujar Donny. (and)

Baca juga:

Tempat Makan Anjing dari Hermes buat Anabul Sultan

#Kucing #Anjing #Hewan Peliharaan #Binatang Peliharaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Ilmuwan Temukan Leopardus tilcayo: Spesies Kucing Liar Baru yang Mengubah Sejarah Genetik Kucing Dunia
Heboh penemuan spesies kucing liar baru bernama Leopardus tilcayo di Bolivia, yang pertama dalam 100 tahun terakhir! Berawal dari hewan pungut, kucing mungil ini guncang dunia sains berkat tes DNA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Ilmuwan Temukan Leopardus tilcayo: Spesies Kucing Liar Baru yang Mengubah Sejarah Genetik Kucing Dunia
Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Jakarta Diperkirakan Punya 300 Ribu Kucing Liar, Pemprov Perluas Program Sterilisasi
Dinas KPKP DKI Jakarta memperkirakan populasi kucing liar mencapai 300 ribu ekor. Pemprov memilih program sterilisasi dan Trap Neuter Return (TNR).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta Diperkirakan Punya 300 Ribu Kucing Liar, Pemprov Perluas Program Sterilisasi
Lifestyle
Gohan: Cerita Anjing Dengan Bermacam Tuan Dari Berbagai Latar Belakang
Dinamika ceritanya tak hanya fokus menyoroti tingkah laku lucu anjing tersebut, namun juga konflik yang mengancam nyawa
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Gohan: Cerita Anjing Dengan Bermacam Tuan Dari Berbagai Latar Belakang
Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Bagikan